Pages

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label Culture. Show all posts
Showing posts with label Culture. Show all posts

Tuesday, December 18, 2012

Cara Membaca Kalender 'Kiamat' Suku Maya

0 comments
Penyebab salah prediksi tentang kiamat berawal dari hitungan di kalender Maya berakhir pada 21 Desember. Sehingga isu pun berkembang soal kiamat diakibatkan tak ada lagi penanggalan setelah itu.
esungguhnya, kalendar Maya akan mengalami siklus tahunan yang terbaru setelah 21 Desember. Jadi hanya akhir periode saja, sama seperti kita melihat kalender masehi di rumah yang selalu berakhir setelah 31 Desember.
Lalu, sebenarnya bagaimana membaca kalender suku bangsa yang tinggal di kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini? Suku bangsa Maya menciptakan sistem matematika mereka sendiri. Mereka menggunakan rangkai titik dan garis untuk mengidentifikasi angka. Satu titik sama dengan satu unit, lalu satu baris sama dengan lima unit. Terakhir ada kerang yang merefleksikan angka nol.
Jika angkanya sudah di atas 10, membacanya harus ke bawah atau vertikal. Berbeda dengan angka latin yang membacanya ke kanan atau horizontal. Untuk angka 27, misalnya, dalam tulisan suku Maya akan terlihat tiga titik hitam membentuk segitiga dan satu garis. Artinya, satu garis bernilai lima, lalu dua titik di atasnya bernilai dua. Terakhir, satu titik di baris kedua berarti puluhan kedua, yang artinya 20.

Sistem matematika suku Maya untuk angka 10 hingga 19 menggunakan dua baris dan titik. Jadi, untuk 12 akan ada dua baris dan titik dua, 18 akan ada tiga baris dan titik tiga. Penggunaan angka berbeda dengan simbol untuk kalendar suku Maya.


20 Hari Setiap Bulan
Siklus kalender suku yang acap tinggal di kawasan dataran tinggi ini menggunakan sistem Kalendar Tzolk'in. Sebuah siklus dasar dari kalendar suku Maya yang beroperasi selama 260 hari untuk satu siklus. Salah satu teori yang menjelaskan kenapa ada 260 hari adalah dugaan yang berhubungan dengan lamanya kelahiran. Sumber lain menyebutkan bahwa lamanya hari dalam siklus kalendar Maya berkaitan dengan panjang waktu untuk menanam jagung.

Di kalender suku Maya, ada 20 hari setiap bulan yang disimbolkan dengan gambar bernama glyps. Untuk bulan, ada 13 angka dengan lambang yang disebut tones. Lewat kalender Tzolk'in, suku Maya percaya ada hubungan antara tanggal kelahiran dan karakter seseorang. Ini seperti halnya astrologi yang dipercayai manusia modern.
Orang suci suku Maya juga menggunakan Kalendar Tzolk'in untuk menyelenggarakan upacara agama. Di setiap awal bulan, seorang dukun suku Maya akan menentukan kapan upacara agama dan upacara adat dimulai. Ia kemudian memilih tanggal yang diharapkan menjadi waktu yang paling menguntungkan dan menyejahterakan masyarakat.


3 Macam Kalender
Kalender Tzolk'in dinilai tidak akurat karena tidak menganut sistem perputaran matahari. Maka suku Maya pun tak hanya memiliki satu kalender, ada kalendar Haab dan kalendar lingkaran. Kalendar Haab mirip dengan kalendar Gregorian yang digunakan manusia sekarang.
Ilustrasi kalender Tzolk'in
Bangsa Maya mengembangkan almanak ini berdasarkan siklus matahari, dan digunakan untuk aktivitas pertanian, ekonomi, dan akutansi. Setiap bulan ada 20 hari dan setiap tahun ada 18 bulan, sehingga total ada 360 hari.

Astronom Maya menyadari bahwa 360 hari tidaklah cukup untuk matahari melalui satu siklusnya. Mereka berdebat apakah kalendar Haab harus mengikuti siklus seakurat mungkin atau tidak. Sebab, ahli matematika suku Maya tak setuju. Mereka ingin yang sederhana saja, seperti pembagian bulan yang 20 hari sesuai dengan sistem matematikanya. Akhirnya, tercapai kesepakatan ada 18 bulan dengan 20 hari, beserta lima tambahan hari tanpa nama.
Bangsa Maya terus berbenah dalam urusan astronomi. Tak puas dengan Haab dan Tzolk'in, bangsa ini mengembangkan kalendar lingkaran, kombinasi dua kalendar sebelumnya. Dalam kalendar ini, 260 hari di kalendar Tzolk'in dibandingkan dengan 360 hari serta lima hari tanpa nama dari kalendar Haab. Hasilnya, sebuah kalendar lingkaran dengan 18.890 nama unik selama 52 tahun.
Saat itu, kalendar lingkaran menjadi kalendar terlama di Meso-Amerika. Ternyata kalender lingkaran bukan yang terakhir. Pengembangan soal almanak berujung pada kalendar hitungan panjang. Kalendar ini didesain untuk waktu selama 5.125, 36 tahun, sebuah periode waktu yang merujuk sebagai siklus besar. Kalendar hitung panjang dibagi menjadi lima unit. Satu hari (kin), 20 hari (uinal), 360 hari (tun), 7.200 hari (katun), dan 144 ribu hari (baktun).
Antropolog Inggris, Sir Eric Thompson, berusaha mengkonversi kalendar Maya ke kalendar Gregorian, yang dikenal sebagai Thompson Correlation. Para Ilmuwan kemudian berkumpul untuk menentukan tanggal yang cocok sebagai tanggal awal siklus kalendar suku Maya, yaitu 13 Agustus 3114 Sebelum Masehi.

Beberapa tahun terakhir, terjadi salah interpretasi terhadap kalendar hitungan panjang. Pada 21 Desember 2012, versi kalendar Gregorian dibaca menjadi 13.0.0.0.0 dalam kalendar hitungan panjang. Angka ini dianggap sebagai akhir dari siklus besar. Tak ada prasasti suku Maya yang menyebutkan bahwa terjadi kiamat ketika siklus besar berakhir.

Kejadian yang berhubungan dengan angkasa hanyalah posisi matahari. Untuk pertama kalinya selama 25.800 tahun, matahari akan sejajar dengan pusat galaksi, bimasakti. Peristiwa ini, menurut astronom, tidak akan mempengaruhi bumi. Yang jelas, siklus baru kalendar maya tetap berjalan.


Read more...

Saturday, December 15, 2012

Asal Muasal Orang Gyspy

0 comments
Kaum Gypsy selalu mendapat stigma negatif di dunia barat. Kehidupan mereka yang nomaden, kedekatan dengan ilmu sihir, beberapa tradisi yang aneh, misalnya ada anggapan bahwa seorang gypsy diperbolehkan mencuri dari orang kaya (jadi sumber kebencian bagi banyak pemerintahan).

Misalnya saja Prancis terkenal paling getol mengusir keberadaan kaum gypsy. Pada tahun 2010 silam Pemerintah Prancis menghancurkan 51 kamp ilegal Gypsy. Mereka semua diusir karena dipandang sebagai 'aib' oleh pejabat Uni Eropa.

Gypsy (atau Gipsi, Gipsy, Gypsi, Gitanos, Zigeuner, Tsigani, Cigány) adalah istilah yang menjuk pada Orang Rom (jamak roma), artinya "pria" dalam bahasa mereka, adalah istilah yang digunakan oleh kebanyakan orang Rom untuk menyebut diri mereka. Beberapa kelompok berbahasa Romani dikenal dengan nama-nama lain, misalnya orang Sinti.

Orang Rom masih dianggap sebagai kelompok yang nomaden, meskipun faktanya mereka sekarang telah tinggal dalam rumah permanen. Penyebaran orang Rom begitu luas tidak hanya di sebelah Selatan dan sebelah Timur Eropa, melainkan juga di benua Amerika dan di Timur Tengah.

Bahasa, kebudayaan, dan nenek moyang orang Rom bisa ditelusuri ke India bagian utara kira-kira 1.000 tahun yang silam. Bahasa mereka, selain beberapa kata yang ditambahkan pada masa-masa selanjutnya, tidak diragukan berasal dari India. Alasan mereka meninggalkan India kurang jelas. Beberapa pakar percaya bahwa nenek moyang mereka bisa jadi adalah perajin dan penghibur yang bergabung dengan pasukan prajurit yang meninggalkan tanah airnya setelah konflik-konflik militer. Apa pun alasannya, orang Rom tiba di Eropa sebelum tahun 1300 M melalui Persia dan Turki.

Kajian para peneliti terhadap asal muasal gypsy yang mengarah dari nenek moyang mereka di India terus dilakukan guna mencari bukti otentik. Temuan terbaru yang dilakukan oleh Pusat Biologi Seluler dan Molekuler (CCMB) menghasilkan data ilmiah bahwa memang benar kaum gypsy dari India.

"Kami telah membandingkan data phylogeographical seluruh dunia untuk haplotype India H1a1a dengan Roma dan menyimpulkan bahwa suku asli ini berasal dari populasi di bagian Barat Laut India. secara tradisional mereka disebut sebagai Doma dan juga dikenal sebagai kaum Dalit yang menjadi leluhur kemungkinan besar modern Eropa Roma," papar Kumarasamy Thangaraj dari CCMB.

Orang-orang Rom adalah kelompok etnis yang mayoritas terkonsentrasi di Eropa, terutama Eropa Tengah dan Timur. Diyakini, mereka telah bermigrasi dari India Barat Laut sekitar 1.000 tahun yang lalu.


Mengapa mereka memilih hidup dalam karavan?
Karena terkait dengan kultural sebagai kaum nomaden menjadikan orang Gypsy memilih hidup di karavan. Mereka tak pernah menetap lama di satu tempat. Kebiasaan ini agar memudahkan saat berpindah. Biasanya satu karavan paling tidak bisa menampung 4 hingga 5 orang. Walau belakangan, tak semua orang Gypsy pasti tinggal di karavan. Sudah banyak juga yang tinggal menetap.


Sihir Gypsy
Banyak legenda dan mitos seputar dunia sihir pada kaum Gypsy. Dipercaya bahwa perkembangan penyihir wanita di daratan Eropa (witchcraft, witch) terkait dengan kepercayaan kaum Gypsi

Beberapa orang Gypsy terlahir sebagai Shuvani - penyihir tingkat tinggi.Shuvani lebih kuat daripada Gypsy lainnya. Contoh-contoh kekuatan seorang Shuvani misalnya:

Spell Casting: Kemampuan untuk merapalkan mantra dan melakukan ritual.
Potion Making: Kemampuan untuk meracik ramuan sihir.
Scrying: Kemampuan untuk mencari seseorang atau benda dengan menggunakan bola kristal
Divination (ramalan): Kemampuan untuk memprediksi masa depan. Gypsy memiliki hubungan yang sangat kuat untuk meramal melalui berbagai cara. Kartu tarot dan ramalan tangan dipercaya berkembang pesat karena mereka.
Mediumship: Kemampuan untuk melihat roh orang yang meninggal. Orang Gypsy menyebut penampakan tersebut sebagai 'Mulo', yang dipandang sebagai pertanda atau peringatan.



Read more...

Friday, December 14, 2012

Misteri Yaje, Gerbang Menuju Dunia Supranatural

0 comments
Suku indian di Amerika, khususnya di Amazon selalu memiliki dukun-dukun sakti yang bisa menyembuhkan penyakit, bahkan meramal masa depan. Misteri ini bertahun-tahun diteliti oleh ilmuwan mencari penyebabnya.

Ternyata ada satu tumbuhan yang bisa membuat seseorang mengalami halusinasi dan mengantarnya ke gerbang supranatural. Tanaman ini adalah sejenis anggur rambat yang oleh para ahli botani disebut Banisteriopsis caapi.
Bila batangnya direbus atau direndam air kemudian diracik dengan bahan-bahan alamiah lainnya, hasilnya adalah bahan halusinogenik yang mereka sebut Yaje (baca: ya-hei) atau Ayahuasca - Anggur bagi sang Jiwa.

Dalam tradisi masyarakat terasing di Amazon, telah terbentuk kepercayaan dasar yang menganggap suci upacara minum Yaje. Amaru atau dukun wanita, kendi tempat abu sembahyang, dan roh di alam semesta adalah bagian dari kenyataan.

Setelah meminum Yaje, biasanya mereka merasakan satu atau beberapa gejala mulai dari pusing, berkeringat, gemetar, kejang, mual, muntah yang berkepanjangan, diare hebat, mengalirnya lendir dari hidung, terteror rasa takut, dan dorongan bertindak agresif. Tapi setelahnya? Sungguh luar biasa, pemakai akan merasa berpindah ke dunia maya tanpa batas yang menakjubkan, sejelas pemandangan dalam kehidupan nyata.
Ahli etnobotani dari Harvard, Wade Davis, pernah tinggal di Amazon selama lebih dari setahun, atas permintaan Profesor Richard Evans Schultes, perintis dan pakar yang masyhur dalam psikofarmakologi (ilmu yang mempelajari zat-zat halusinogen). Dari sang profesor ia mendapatkan beberapa tips yang salah satunya adalah untuk, "Jangan pernah pulang sebelum mencoba Yaje".

Memang, bagi beberapa kelompok masyarakat di Amazon, minum sedikit Yaje biasa mereka lakukan di banyak kesempatan dengan beragam tujuan. Bagi mereka, Yaje adalah "obat" yang potensial mengobati gangguan fisik dan mental.

Suku Amahuaca yang terkenal ahli berburu menghubungkan kepekaan mereka saat berburu dengan kemampuan melihat roh binatang setelah minum Yaje sehingga mereka bisa mempelajari gerakan dan kebiasaan hewan buruannya. Sedangkan suku Tukanoan menggunakan Yaje untuk berkomunikasi dengan nenek moyang mereka dan menjelajahi langit.

Dalam catatan Davis untuk Richard Evans Schultes tentang suku Kofan, "Yaje adalah sumber semua pengetahuan pada seluruh masyarakat. Minum Yaje berarti belajar. Dari sinilah setiap orang beroleh kekuatan dan tuntunan hidup."
Bila kebanyakan halusinogen menghasilkan gambaran yang sangat variatif antara satu orang dengan yang lainnya, tidak demikian dengan Yaje. Bahkan pada pemakai baru yang tidak mengenal baik tradisi budaya Amerika Selatan, Yaje juga memberikan gambaran halusinasi yang sama, berupa harimau atau ular besar.

Kenyataan ini sudah lama menjadi tanda tanya bagi para psikolog. Ada yang berpendapat, gambaran ini mungkin akibat simpanan memori yang diturunkan secara genetik, berupa isyarat rasa takut yang tertanam jauh di dalam gen manusia, yang dimunculkan kembali oleh Yaje.

Penglihatan akibat Yaje punya kesamaan lain. Orang yang mengalaminya dapat memasukkan pikirannya ke benak orang atau makhluk lain. Kemampuan itu berasal dari senyawa dalam anggur Banisteriopsis yang sekarang disebut harmine. Pantaslah semula mereka menjulukinya telepathine. Wade Davis pun tak heran, dukun mampu menyihir binatang di hutan untuk datang 'menyerahkan diri' sebagai hewan persembahan.


Read more...

Saturday, November 24, 2012

Mengenal 'Bulan Suro' dalam Masyarakat Jawa

0 comments
Bulan Muharram dalam penanggalan Islam disebut juga Bulan Suro oleh masyarakat Jawa. Bagi pemegang tradisi Jawa, hingga kini masih memiliki pandangan bahwa Bulan Sura (Suro) merupakan bulan sakral.

Di samping itu, bagi masyarakat Jawa bahwa dalam jagad makhluk halus pun mengikuti sistem penanggalan sedemikian rupa. Sehingga bulan Sura juga merupakan bulan baru yang berlaku di jagad gaib.
Antara jagad fana manusia (Jawa), jagad leluhur, dan jagad mahluk halus berbeda-beda dimensinya. Tetapi dalam berinteraksi antara jagad leluhur dan jagad mahluk halus di satu sisi, dengan jagad manusia di sisi lain, selalu menggunakan penghitungan waktu penanggalan Jawa. Misalnya; malam Jum’at Kliwon (Jawa; Jemuah) dilihat sebagai malam suci paling agung yang biasa digunakan para leluhur “turun ke bumi” untuk njangkung dan njampangai (membimbing) bagi anak turunnya yang menghargai dan menjaga hubungan dengan para leluhurnya.

Demikian pula, dalam bulan Sura juga merupakan bulan paling sakral bagi jagad makhluk halus. Mereka bahkan mendapat 'dispensasi' untuk melakukan seleksi alam. Bagi siapapun yang hidupnya tidak eling dan waspada, dapat terkena dampaknya.

Atas beberapa uraian pandangan masyarakat Jawa tersebut kemudian muncul kearifan yang kemudian mengkristal menjadi tradisi masyarakat Jawa selama bulan Sura. Sedikitnya ada 6 macam ritual yang dilakukan menjelang dan selama bulan Sura seperti berikut ini:

1. Siraman malam 1 Sura
Mandi besar dengan menggunakan air serta dicampur kembang setaman. Sebagai bentuk 'sembah raga' (sariat) dengan tujuan menyucikan badan, sebagai acara seremonial pertanda dimulainya tirakat sepanjang bulan Sura; antara lain, lebih ketat dalam menjaga dan menyucikan hati, pikiran, serta menjaga panca indera dari hal-hal negatif. Pada saat dilakukan siraman diharuskan sambil berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan YME agar senantiasa menjaga kita dari segala bencana, musibah, dan kecelakaan.

2. Tapa Mbisu (membisu)
Tirakat sepanjang bulan Sura berupa sikap selalu mengontrol ucapan mulut agar mengucapkan hal-hal yang baik saja. Sebab dalam bulan Sura yang penuh tirakat, doa-doa lebih mudah terwujud. Bahkan ucapan atau umpatan jelek yang keluar dari mulut dapat 'numusi' atau terwujud. Sehingga ucapan buruk dapat benar-benar mencelakai diri sendiri maupun orang lain.

3. Ziarah Kubur
ada bulan Sura masyarakat Jawa lebih menggiatkan ziarah ke makam para leluhurnya masing-masing, atau makam para leluhur yang yang dahulu telah berjasa bagi masyarakat. Selain mendoakan, ziarah sebagai tindakan konkrit generasi penerus untuk menghormati para leluhurnya (menjadi pepunden). Cara menghormati dan menghargai jasa para leluhur kita selain mendoakan, tentunya dengan merawat makam beliau.

4. Sesaji
Menyiapkan sesaji bunga setaman dalam wadah berisi air bening. Diletakkan di dalam rumah. Selain sebagai sikap menghargai para leluhur yang njangkung dan njampangi anak turun, ritual ini penuh dengan makna yang dilambangkan dalam uborampe.

Bunga mawar merah, mawar putih, melati, kantil, kenanga. Masing-masing bunga memiliki makna doa-doa agung kepada Tuhan YME yang tersirat di dalamnya (silahkan dibaca dalam forum tanya jawab). Bunga-bungaan juga ditaburkan ke pusara para leluhur.

5. Jamasan Pusaka
Tradisi ini dilakukan dalam rangka merawat atau memetri warisan dan kenang-kenangan dari para leluhurnya. Pusaka memiliki segudang makna di balik wujud fisik bendanya. Pusaka merupakan buah hasil karya cipta dalam bidang seni dan ketrampilan para leluhur kita di masa silam. Karya seni yang memiliki falsafah hidup yang begitu tinggi.

6. Larung Sesaji
Larung sesaji merupakan ritual sedekah alam. Uborampe ritual disajikan (dilarung) ke laut, gunung, atau ke tempat-tempat tertentu.
Dengan memahami pola budaya masyarakat Jawa di atas, tentu menjadi jelas tabir pembeda antara ritual tradisi dengan ritual Islam memaknai bulan pertama dalam kalender hijriyah.
Memang pada prakteknya sering terjadi 'percampuran' dalam memaknai bulan Muharram, sehingga batasan dan pokok ajaran / sunnah Rasulullah menjadi kabur. Semua berpulang pada pemahaman masing-masing orang memaknai bulan pertama ini.


Read more...

Monday, November 19, 2012

'Sangaku' Cara Hitung Matematika Tradisi Jepang

0 comments
Berbicara tentang matematika, Jepang punya tradisi sendiri yang tidak terpengaruh perkembangan matematika di Arab atau pun Barat.

Maka ketika dunia Arab melahirkan Musa al-Khawarizmi, lalu munculnya ilmuwan di negeri Barat Sir Isaac Newton, Gottfried Wilhelm Leibniz, dan lainnya sekitar abad ke-17, Jepang punya cara sendiri menjawab pertanyaan kompleks tentang geometri.
Sebagai bangsa yang dikenal religius, matematika Jepang menjadi karya seni berupa tablet kayu berukir yang disebut Sangaku dan jadi penghias dinding kuil Shinto atau Buddha. Banyak dipakai sebagai persembahan untuk dewa di zaman Edo, awal abad ke-17 sampai tahun 1857.

"Tablet Sangaku mungkin yang paling unik di antara kreasi budaya dunia. Ia sekaligus adalah obyek seni, persembahan reliji, dan catatan yang bisa kita sebut sebagai matematikanya rakyat," kata Tony Rothman dari University of Princenton.

Dia menambahkan Sangaku adalah peninggalan budaya yang layak dipertahankan dan dilindungi. "Ini mungkin hanya teka-teki silang versi Jepang era feodal, namun fungsinya menjaga pikiran mereka tetap tajam."

Tujuan dari sangaku ada tiga: memamerkan prestasi matematika, rasa syukur kepada Buddha dan Dewa, dan persembahan agar mereka dianugerahi pengetahuan matematika yang lebih.


Terlupakan dan Pelestarian
Saat Jepang mulai membuka diri, Sangaku nyaris terlupakan. Bahkan, Fukugawa, guru SMA di Jepang bergelar doktor dalam bidang matematika mengaku, dulu ia menyangka mempelajari tablet kuno sangaku adalah hal yang sia-sia.

"Sampai suatu ketika rekanku, seorang sejarawan meminta bantuan menerjemahkan sebuah buku tentang subyek itu. Barulah aku menyadari matematikawan Edo telah menuntaskan problem sulit tanpa alat bantu yang kita miliki saat ini,"kata dia. "Sejak itu aku jatuh cinta pada sangaku." Dia ingin mempertahankannya eksistensi peninggalan leluhurnya itu.

Kakek 63 tahun tersebut membantu penelitian Rothman. Meski keduanya saling terpisah ribuan kilometer dan tak pernah bertatap muka langsung. Untung, bahasa matematika adalah universal.

Selain terlibat penelitian, Fukugawa mengaku, selalu mencari cara mengajarkan sangaku pada murid-muridnya. Namun harus hati-hati agar tak justru menimbulkan masalah matematika baru. Sebab, "harus diingat bahwa Sangaku diciptakan dan ditampilkan terutama untuk kesenangan."

Seperti halnya sejumlah orang di masa itu yang hobi membuat puisi Jepang atau haiku dan kesenian lain. "Ada beberapa orang menikmati matematika, dan melihat sesuatu yang indah di dalamnya."

Matematika sudah mengakar, menjadi tradisi di Negeri Sakura. Maka tak mengherankan bahwa sudoku yang dimainkan orang saat ini, pertama kali populer di Jepang, sebelum menyebar menyeberangi lautan ke seluruh dunia.


Read more...

Monday, November 5, 2012

Mengapa Gaun Pengantin Berwarna Putih ?

0 comments
Pasangan yang berencana menikah biasanya akan diberi pilihan jadi pengantin gaya modern atau tradisional. Bila busana pengantin tradisional memiliki bermacam warna cerah, tidak demikian dengan gaya modern. Busana pengantin modern sesungguhnya berasal dari barat, selalu mengacu pada warna putih.

Mengapa selalu putih, mengapa tidak pink misalnya yang lebih melambangkan romantisme? Sebelum tahun 1800-an di beberapa daerah Eropa sebenarnya tidak mengakui warna putih dalam perkawinan. Misalnya saja ketika Ratu Mary dari Skotlandia menikah, ia mengenakan gaun warna putih dan keputusannya ini dipandang buruk oleh banyak orang. Mengapa? Karena warna putih dipandang sebagai warna untuk pakaian berkabung.
Ratu Victoria - Pangeran Albert
Bagaimanapun, beberapa tahun kemudian warna putih gaun pengantin dipilih lagi oleh Ratu Victoria saat menikahi Albert dari Saxe-Colburg. Publikasi yang bagus oleh fotografer yang mengabadikan acara pernikahan ini dan didukung "propaganda" soal pilihan Victoria akhirnya membuat gaun putih diterima masyarakat.

Dalam buku Godey's Ladys tahun 1849, tertulis soal keputusan Victoria: "Gaun telah dipilih dari warisan abad sebelumnya, bahwa warna putih ternyata yang paling cocok. Ini sebagai simbol kemurnian dan kepolosan perempuan, serta sebagai tanda hati yang suci sampai akhirnya diserahkan pada pria yang terpilih."

Apalagi berkembang anggapan bahwa gaun putih melambangkan kemakmuran. Di awal abad 20, hanya wanita dari golongan ekonomi mampu yang bisa memakai gaun putih di hari pernikahan. Di pedesaan dan bagi kaum ekonomi lemah masih banyak dijumpai gaun pengantin dengan warna selain putih.

Revolusi industri semakin membantu propaganda pemakaian gaun pengantin warna putih. Sebegitu populernya hingga Jurnal Ladies Home mengklaim: "Sejak jaman dulu gaun pengantin memang berwarna putih." Tentu saja pernyataan ini salah. Toh, saat itu semua orang seolah menyetujui sehingga warna putih diputuskan sebagai warna perkawinan. Terutama dalam pandangan produsen fashion. Coco Chanel boleh jadi yang punya kekuatan dalam merubah tren fashion saat itu. Peluncuruan gaun pengantin pendek di tahun 1920 (yang tentu berwarna putih) jadi acuan busana pengantin di dunia.

Dunia dalam konteks ini tentu saja dunia barat. Kekuasaan mereka yang menjajah banyak negara mulai dari Afrika hingga Asia semakin mengukuhkan gaun pengantin warna putih. Hingga sekarang pun warna ini tetap dipandang sebagai pilihan paling elegan bagi perempuan-perempuan yang ingin menikah.

Untungnya, negara dengan banyak suku seperti Indonesia memiliki pakaian adat yang tetap mendapat tempat 'istimewa' bagi pasangan yang ingin menikah. Sehingga "gaun pengantin tradisional" yang berwarna-warni bisa menjadi pilihan sekaligus melestarikan budaya nenek moyang, bukan?


Read more...

Thursday, October 25, 2012

Leak Bali, Ilmu Sihir di Kitab Colanarang

0 comments
Leak, mahluk jejadian berujud kepala berikut isi jeroan yang melayang mencari korban sangat populer di Bali. Banyak laporan yang jadi saksi mata soal penampakan Leak ini. Tak heran, setiap bulan mati (malam tanpa bulan) selalu ada ritual khusus di pura-pura guna melindungi umat dari gangguan Leak.

Leak dipercaya sebagai jelmaan orang yang menguasai ilmu 'hitam'. Leak juga dipercaya dapat membunuh manusia secara singkat, atau secara perlahan dengan penderitaan yang berkepanjangan.

Dari mana asal-muasal Leak? Konon, Leak memiliki kisah panjang sejak jaman kerajaan di Indonesia. Dikisahkan pada masa pemerintahan Airlangga (1006-1042 M) di Jawa Timur, hidup seorang janda sakti mandraguna bernama Dayu Datu dari Desa Girah. Desa ini terletak di wilayah pesisir Kerajaan Kediri. Dayu Datu inilah yang kemudian dikenal sebagai Calonarang.

Calonarang menuliskan semua ilmu sihirnya kedalam sebuah 'Kitab' yang oleh pengikutnya disebut Kitab Calonarang. Namun kemudian, Mpu Bharadah berhasil mengalahkan Calonarang dan mengamankan kitab tersebut agar ilmunya tidak tersebar luas.

Semestinya masalah selesai di sini bila saja murid-murid Calonarang ikut dibunuh. Sayang, mereka berhasil melarikan diri ke Bali. Ilmu yang pernah mereka pelajari dari sang guru akhirnya dilestarikan hingga kini kita menyebutnya sebagai Leak.

Yang menarik adalah pada masa itu, agama yang populer adalah agama Budha aliran Tantrayana. Tantrayana mengajarkan cara pintas menuju Moksa. Upacara yang dilakukan antara lain menari-nari di atas kuburan dengan iringan musik (instrumen kangsi dan kemanak) sambil minum darah dan makan daging mayat yang dilakukan pada malam hari bertelanjang badan.

Ajaran ini kemudian juga dianut oleh raja Kertanegara (1268-1292 M) dari Singasari. Dengan cara demikian terjadilah pertemuan jiwa antara pelaku upacara dengan dewanya (lihat juga naskah Tantu Panggelaran disertasi dari Th. Pigeud 1924). Meskipun Ajaran Tantra dimasudkan untuk kebaikan bukan kejahatan, tapi diyakini Calon Arang juga melakukan ritual yang serupa yang dia lakukan untuk menyembah/memohon pada Btari Durga, yang notabene adalah salah satu dewi agama hindu. Sinkritisme?


Leak: Ilmu Aliran Kiri
Dalam semua kepercayaan, kata "kiri" selalu berkonotasi buruk, atau melawan mainstream. Demikian juga pada masyarakat Bali, kata "kiri" juga termasuk menggolongkan ilmu-ilmu atau ajaran yang bertentangan dengan norma dan agama. Dalam hal ini, Leak atau ilmu Pengeleakan digolongkan ke dalam "Aji Wegig". Aji berarti ilmu, dan wegig yakni sifat yang suka mengganggu orang lain. Karena sifatnya negatif, maka ilmu ini disebut "Ngiwa" ( Ngiwa asal katanya kiwa (Bahasa Bali) artinya kiri. Ngiwa berarti melakukan perbuatan kiwa alias kiri).
Ilmu Leak ini bisa dipelajari pada lontar-lontar yang memuat serangkaian Ilmu Hitam. Lontar-lontar atau buku-buku zaman kuno yang terbuat dari daun pohon lontar yang dibuat sedemikian rupa dengan ukuran panjang 30 cm dan lebar 3 cm, diatas lontar diisi tulisan aksara Bali dengan bahasa yang sangat sakral.

Murid-murid Calonarang yang melarikan diri ke Bali menuliskan Ilmu Pengleakan pada kitab lontar dan membuatnya dalam empat kitab yaitu :
  1. Lontar Cambra Berag
  2. Lontar Sampian Emas
  3. Lontar Tanting Emas
  4. Lontar Jung Biru

Ilmu Leak itu sendiri terdiri dari beberapa tingkatan:

1. Ilmu Leak Tingkat Bawah
Orang yang bisa ngeleak di tingkat ini bisa merubah wujudnya menjadi binatang seperti monyet, anjing, ayam putih, kambing, babi betina (bangkung) dan lain – lain.

2. Ilmu Leak Tingkat Menengah
Orang yang bisa ngeleak pada tingkat ini sudah bisa merubah wujudnya menjadi Burung Garuda bisa terbang tinggi, paruh dan cakarnya berbisa, matanya bisa keluar api, juga bisa berubah wujud menjadi Jaka Tungul atau pohon enau tanpa daun yang batangnya bisa mengeluarkan api dan bau busuk yang beracun.

3. Ilmu Leak Tingkat Tinggi
Orang yang bisa ngeleak tingkat ini sudah bisa merubah wujudnya menjadi Bade yaitu berupa menara pengusungan jenasah bertingkat dua puluh satu atau tumpang selikur dalam bahasa Bali dan seluruh tubuh menara tersebut berisi api yang menjalar-jalar sehingga apa saja yang kena sasarannya bisa hangus menjadi abu.

Masih untung, ilmu-ilmu tadi hanya sebagian dari apa yang diingat oleh murid-murid Calonarang dulu. Sementara kabarnya, isi kitab Calonarang itu sendiri jauh lebih mengerikan. Jadi bisa dibayangkan bila kitab itu ditemukan.



Read more...

Monday, October 1, 2012

Asal-Usul Festifal Kue Bulan / Mid Autumn Festival (中秋节)

0 comments
Mudik besar-besaran sedang terjadi di Cina beberapa hari ini. Masyarakat sedang merayakan Festival Kue Bulan.

Festival Kue Bulan (Moon Cake) atau dalam bahasa Hokkian disebut "Gwee Oia" atau "Tiong Chiu Pia" dikenal juga sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur (Mid Autumn Festival - dalam bahasa Mandarin: Zhong Qiu Jie (
中秋节)).
Festival ini merupakan hari suka cita keluarga Cina yang dilambangkan dengan kehadiran bulan purnama penuh. Biasanya pada momen ini saat tepat berkumpul bersama keluarga.

Festival Zhong Qiu Jie jatuh pada tanggal 15 bulan ke-8 berdasarkan perhitungan kalender lunar China (Imlek).

Ini adalah masa di mana bulan paling dekat dengan Bumi, berdampingan dengan bats langit dan bersinar kemerahan, melambangkan bersatunya antara pria (matahari) dan perempuan (bulan), seperti Yin dan Yang dalam tradisi China.
Tradisi Kue Bulan pertama kali muncul pada masa dinasti Xia dan Dinasti Shang. Ini adalah tradisi ritual masyarakat China Kuno yang bersifat ritual, namum perayaan tradisi tersebut baru populer ketika masa Dinasti Tang.


Asal-usul
Festival Zhong Qiu Jie berasal dari latar budaya agraris di Cina. Datangnya musim gugur merupakan akhir masa panen, sehingga para petani memohon pada Dewa Bumi agar diberi musim yang baik di musim mendatang. Sekaligus menjadi ucapan syukur atas hasil panen yang telah dialami.

Namun, ada legenda yang berkembang mengenai perayaan ini. Alkisah, dulu ada 10 matahari di atas langit. Bumi sangat panas, manusia hidup menderita karena kekeringan. Muncullah seorang pemanah hebat, Hou Yi yang akhirnya berhasil memanah 9 matahari dan menyisakan 1 saja. Semenjak itu Hou Yi dikenal sebagai pahlawan dan kemudian menjadi Raja di China.
Suatu hari Hou Yi pergi ke pegunungan KunLun dan bertemu dengan Ratu Xi Wang Mu. Ratu memberi obat mujarab, Hou Yi bisa naik ke langit dan menjadi dewa. Hou Yi menyerahkan obat tersebut pada istrinya, Chang’E. Namun, kabar ini terdengar oleh Peng Meng, seorang pegawai istana yang beniat mencuri ramuan tersebut.

Suatu hari saat Hou Yi tidak berada di istana, Peng Meng menyusup ke kamar Chang’E dan memaksa Chang untuk menyerahkan obat tersebut. Sadar bahwa dirinya tidak mampu melawan Peng Meng, Chang’E lalu mengambil obat tersebut dan memakannya sambil melarikan diri.

Tiba-tiba ia merasakan tubuhnya menjadi ringan dan mulai terbang ke atas. Selagi mengkhawatirkan suaminya, ia mendapatkan dirinya mendarat di bulan, benda langit terdekat dengan bumi.

Saat Hou Yi pulang, ia sangat sedih setelah mengetahui apa yang telah terjadi. Ia kemudian membangun sebuah altar di kebun milik Chang’E untuk mengenang sang istri. Di sana ia meletakkan makanan kesukaan Change dan buah-buahan segar sebagai persembahan kepada sang istri di bulan.


Read more...

Thursday, September 13, 2012

Alasan Jepang Sulit Belajar Bahasa Inggris

0 comments
Hampir semua orang Jepang sangat sulit mempelajari bahasa Inggris, meskipun mereka telah mempelajarinya selama 10 tahun, sejak SD sampai perguruan tinggi. Dan yang patut diketahui, kualitas dan level pembelajaran yang diberikan di Jepang tidak sama dengan negara lain.

Jika di Jepang level bahasa Inggris yang dipelajari ada di tingkat SMA, di luar negeri atau Indonesia, anak SMP sudah mempelajarinya. Selain kelemahan kompleksitas bahasa, orang Jepang mempunyai kebiasaan yang jelek dalam mempelajari bahasa asing.

Seorang kolumnis Jepang meengemukakan empat alasan utama mengapa orang Jepang sangat sulit mempelajari bahasa asing


1. Orang Jepang Bukan Pembicara Yang Aktif
Orang Jepang mungkin sangat menjunjung tinggi ungkapan "Diam adalah Emas". Mereka sangat memperhatikan intonasi dan kalimat yang dipakai saat berbicara dan hal ini sangat berdampak buruk dalam mempelajari budaya asing.

Misalnya bagaimana orang Jepang berkumpul bersama orang Eropa yang sedang bersenda gurau. Orang Jepang biasanya tak tahu cara bagaimana berekspresi saat melakukan percakapan dan bahkan kadang tak tahu kalau di antara mereka membuat lelucon.

Mereka juga tidak akrab dengan ekspresi yang digunakan oleh orang Barat karena perbedaan budaya yang sangat mencolok.

2. Orang Jepang Takut Berbuat Kesalahan
Orang Jepang mungkin adalah orang yang paling pendiam di seluruh dunia karena kemungkinan mereka hanya tidak mau menyinggung dan mengganggu orang lain karena perkataannya sehingga mereka lebih banyak diam.

Mereka berpendapat, mereka akan berbicara jika mereka sangat yakin dengan perkataan dan ekspresi yang diungkapkan oleh mereka orang Jepang dan hal ini membuat mereka dalam sebuah lingkaran setan. Jika tidak berbicara bagaimana mereka tahu ekspresi dan perkataan yang benar dalam sebuah percakapan.

3. Jepang Mempelajari Bahasa Inggris dengan Furigana
Furigana adalah pengucapan kata-kata dari bahasa asing yang diterapkan atau ditulis ke dalam bahasa Jepang (misalnya ada huruf kanji diatasnya terdapat huruf berukuran kecil Hiragana, itulah Furigana dan dalam hal ini bahasa Inggris yang dijadikan ke dalam bahasa Jepang dengan Katakana sebagai alatnya).

Furigana sendiri dalam penerapannya ke dalam bahasa asing yang dalam hal ini kita contohkan bahasa inggris sangat berbeda dengan arti dan ucapannya. Contohnya "Track List" dalam Furigana menjadi "Tureku Risto"

4. Bahasa Asing Tidak Dipelajari Sejak Dini
Orang Asing begitu terkejut dengan fakta bahwa orang Jepang tidak mulai belajar Bahasa Inggris sampai berumur 12 Tahun atau 1 SMP barulah mereka belajar Bahasa Inggris.

Inilah salah satu alasan mengapa level pembelajaran Bahasa Inggris antara Jepang dengan Negara lain sangat berbeda, namun Pemerintah Jepang tahun 2011 menerapkan peraturan tentang pembelajaran Bahasa Asing selama 35 Jam dalam setahun sejak usia dini.



Read more...

Sunday, July 1, 2012

'Metatah' Ritual Potong Gigi di Bali

0 comments
Sebanyak 280 umat Hindu di Bali turut ambil bagian dalam ritual 'Metatah' atau potong gigi massal di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar. Dalam upacara yang hanya boleh diikuti oleh orang dewasa tersebut, para peserta mendapat pahatan dan gosokan kikir di giginya. Masyarakat setempat percaya, upacara ini mampu menghilangkan enam sifat buruk manusia.


Seorang perempuan Bali turut ambil bagian dalam upacara 'Metatah' atau potong gigi massal di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali.



Seorang perempuan Bali turut ambil bagian dalam upacara 'Metatah' atau potong gigi massal di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali.


Dua umat Hindu mendapat pahatan di giginya saat upacara 'Metatah' atau potong gigi massal di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali. Seorang perempuan Bali turut ambil bagian dalam upacara 'Metatah' atau potong gigi massal di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali.

Read more...

Tuesday, June 19, 2012

Mengenal Tari Tor-Tor, Tarian Khas Suku Batak

0 comments
Tari tor-tor adalah tarian khas suku Batak, Sumatera Utara. Tepatnya Mandailing. Gerakan tarian ini seirama dengan iringan musik (magondangi) yang dimainkan menggunakan alat-alat musik tradisional seperti gondang, suling, terompet batak, dan lain-lain.

Tari tor-tor dulunya digunakan dalam acara ritual yang berhubungan dengan roh. Roh tersebut dipanggil dan 'masuk' ke patung-patung batu (merupakan simbol leluhur). Patung-patung tersebut tersebut kemudian bergerak seperti menari, tetapi dengan gerakan yang kaku. Gerakan tersebut berupa gerakan kaki (jinjit-jinjit) dan gerakan tangan.
Tari tor-tor
Tari ini biasanya digelar pada saat pesta besar yang mana lebih dahulu di bersihkan tempat dan lokasi pesta sebelum pesta dimulai agar jauh dari mara bahaya dengan menggunakan jeruk purut. Tor-tor menjadi perangkat budaya dalam setiap kegiatan adat orang batak.

Tarian tor-tor juga di pakai pada pesta pernikahan, bagi suku mandailing tarin tor-tor merupakan tarian yang sangat di jaga sampai sekarang. Banyak orang yang mengenal tarian tor-tor karena tarian tor-tor selalu di gunakan oleh beberapa sanggar tari untuk menjadi salah satu tarian yang di kembangkan dan di jaga.

Setiap orang mandailing pasti bisa menari tarian tor-tor, karena tarian ini selalu di pakai dalam berbagai acara di sumatera utara. Tarian ini juga sangat di sukai oleh orang yang bukan suku batak. Tarian di Indonesia mempunyai cirri khas masing-masing daerah yang menjadi suatu tarian yang di banggakan.

Tarian tor-tor juga tidak hanya suku mandailing yang menari tor-tor, melainkan suku selai mandailing juga dapat menari tarian tor-tor dengan baik.

Tarian ini sangat terkenal sehingga sellalu di pakai pada acara-acara. Pakaian yang digunakan pada tarian tor-tor adalah pakaian ciri khas batak dengan memakai ulos.

Pakaian yang dikenakan saat menari tarian tor-tor sangat lah bagus karena pakaian pada tarian tor-tor mempunyai cirri khas tersendiri. Maka tarian inilah yang harus kita junjung tinggi dan di lestarikan sampai kapan pun.


Ragam Tor-tor

Jenis tarian tor-tor banyak ragamnya, yakni:

Tor tor Pangurason (tari pembersihan).
Tari ini biasanya digelar pada saat pesta besar. Sebelum pesta dimulai, tempat dan lokasi pesta terlebih dahulu dibersihkan dengan menggunakan jeruk purut agar jauh dari mara bahaya.

Tor tor Sipitu Cawan (Tari tujuh cawan).
Tari ini biasa digelar pada saat pengukuhan seorang raja. Tari ini juga berasal dari 7 putri kayangan yang mandi di sebuah telaga di puncak gunung pusuk buhit bersamaan dengan datangnya piso sipitu sasarung (Pisau tujuh sarung).

Tor tor Tunggal Panaluan
Biasanya digelar apabila suatu desa dilanda musibah. Tunggal panaluan ditarikan oleh para dukun untuk mendapat petunjuk solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sebab tongkat tunggal panaluan adalah perpaduan kesaktian Debata Natolu yaitu Benua atas, Benua tengah, dan Benua bawah.

Tor-Tor pada jaman sekarang untuk orang Batak tidak lagi hanya diasumsikan dengan dunia roh, tetapi menjadi sebuah seni karena Tor-Tor menjadi perangkat budaya dalam setiap kegiatan adat orang Batak.


Read more...

Wednesday, May 2, 2012

7 Kalender yang Masih Digunakan di Dunia

0 comments
Beberapa kalender didasarkan pada keyakinan, beberapa lain pada perubahan alam.
Berikut 7 Kalender di Berbagai Belahan Dunia:

1. Kalender Kibti/Qibti
Kalender ini adalah kalender Bangsa Mesir, dan saat ini masih terpakai secara rahasia oleh supranaturalis Islam Indonesia. Kalender ini punya banyak fungsi, yaitu untuk mengetahui kapan seseorang wafat, lahir, sembuh dan sebagainya.

2. Kalender Jepang
Sampai akhir tahun ke-5 zaman Meiji atau sekitar 1872, Jepang masih menggunakan Kalender Tempō (Temporeki). Lantas Jepang menggunakan sistem Kalender Gregorian sejak tahun ke-6 zaman Meiji atau 1 Januari 1873.

Kalender Jepang dalam satu tahun terbagi menjadi 12 bulan yaitu Ichigatsu, Nigatsu, Sangatsu, Shigatsu, Gogatsu, Rokugatsu, Sichigatsu, Hachigatsu, Kugatsu, Jugatsu, Juichigatsu dan Junigatsu.

3. Kalender Maya
Kalender Maya merupakan sistem kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang dikenal dengan nama Maya. Kalender ini diciptakan pada masa Baktun ke-6 (sekitar tahun 747-353 SM). Puncak kejayaan peradaban Suku Maya yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah terjadi sekitar tahun 250-900 M.

4. Kalender Jawa
Kalender Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran.

Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H). Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka, diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.
5. Kalender Julian
Kalender Julian, satu tahun secara rata-rata didefinisikan sebagai 365,25 hari. Angka 365,25 dapat dinyatakan dalam bentuk (3�365+ 1�366)/4. Karena itu dalam kalender Julian, terdapat tahun kabisat setiap 4 tahun. Kalender Julian berlaku sampai dengan Kamis-4 Oktober 1582 M.

6. Kalender Gregorius
Paus Gregorius XIII mengubah kalender Julian dengan menetapkan bahwa tanggal setelah Kamis-4 Oktober 1582 M adalah Jumat-15 Oktober 1582 M. Jadi, tidak ada tanggal 5-14 Oktober 1582. Sejak 15 Oktober 1582 M itulah berlaku kalender Gregorian.

7. Kalender Hijriyah
Kalender Hijriyah atau Kalender Islam adalah kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M.

Di beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya. Dalam Kalender Hijriah, sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut. 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi.

Read more...

Saturday, April 14, 2012

Benarkah Kesialan Bisa Terjadi di 'Friday The 13th' ?

0 comments
Hari Jumat minggu kedua April, jatuh pada tanggal 13 atau 'Friday the 13th'. Seringkali hari Jumat tanggal 13 diidentikkan dengan kesialan.
Namun menurut Thomas Gilovich dari Department of Psychology at Cornell University Amerika, fenomena yang disebut friggatriskaidekaphobia itu hanya akan terjadi jika seseorang mengasosiasikan hari itu dengan hal-hal atau kejadian buruk dalam hidup mereka.

Friggatriskaidekaphobia adalah sebuah takhayul umum tentang hari sial yang telah ada berabad-abad lamanya berkembang dalam budaya barat.

"Jika sesuatu yang buruk terjadi pada Jumat tanggal 13 dan Anda mempercayainya maka hal itu akan terpatri dalam pikiran Anda karena pikiran adalah sebuah sistem asosiatif," kata Gilovich seperti dilansir Association for Psychological Science.

Gilovich menyatakan tidak ada bukti atau validitas apa pun akan takhayul dan kesialan pada Jumat tanggal 13. "Banyak orang memegang sejumlah keyakinan tanpa memahami latar belakang atau dari mana keyakinan itu datang," kata Gilovich.

Takhayul serupa juga dicontohkan Gilovich terjadi di kalangan arsitek dan desainer interior yang tidak melabeli sebuah gedung atau bangunan dengan lantai ke-13.

Read more...

Sunday, April 1, 2012

"Koh Chang" Pulau Gajah di Thailand

0 comments
Daerah seluas 429 kilometer persegi ini disebut Koh Chang atau Pulau Gajah karena suatu alasan, bukan karena ukurannya, tetapi lebih karena bentuk pulaunya yang menyerupai gajah. Terletak di provinsi paling timur Thailand, berbatasan dengan Kamboja, Koh Chang menjadi taman nasional Thailand ke-45.

Dikelilingi oleh lebih dari 40 pulau kecil, Mu Koh Chang menjadi Taman Nasional pada 1982. Di Koh Chang Anda bisa mengharapkan lingkungan yang masih asri dan tenang, keajaiban yang akan memesona para wisatawan. Jadi pulau ini bukan seperti tempat wisata lain yang memiliki banyak hotel bintang lima, resort, dan bar, namun pulau bergunung yang damai dengan pasir pantai seputih mutiara, perairan berkarang, dan air terjun spektakuler.

Pantai Menakjubkan
Tidak semua pantai indah berada di Thailand selatan. Di Koh Chang, Anda dapat memilih untuk berjemur di atas pasir putih lembut di Pantai White Sand yang terkenal, lengkap dengan toko-toko, restoran, dan berbagai akomodasi atau Anda dapat menikmati Pantai Klong Prao yang tidak terlalu ramai, di tepinya terletak banyak hotel mewah. Kai Bae Beach adalah tempat populer lain untuk para pelancong karena aman untuk berenang, dan banyak bungalow murah di dekatnya.


Tempat Penyelaman Bersejarah
Koh Chang merupakan daerah strategis pada Perang Indochina dan menjadi medan pertempuran utama antara Angkatan Laut Prancis dan Angkatan Laut Thailand. Songkhla dan Chonburi, dua bangkai kapal perang di laut dekat Laut Ao Salak Phet menjadi tempat menarik untuk penyelaman. Mereka yang tidak terlalu suka berpetualang bisa memilih snorkeling dan laut di sekitar Koh Chang memiliki keanekaragaman laut berlimpah. Setelah melihat lokasi pertempuran antara kapal perang tua itu, kunjungi juga monumen Battle of Koh Chang guna mengetahui sejarah lengkap pulau ini.



Menjelajahi Laut
Sewa perahu dan kunjungi pulau-pulau kecil lainnya di dalam taman nasional, banyak yang bisa menandingi kecantikan Koh Chang. Jika Anda punya banyak waktu, cobalah bersantai dengan perahu layar sambil menghirup angin laut yang sejuk dan berasin di tengah langit jingga saat matahari terbenam. Tempat beradanya kapal-kapal itu adalah di Pantai White Sand, Klong Prao, Kai Bae dan Bang Bao.



Air Terjun
Di hutan tropis Koh Chang kita dapat menemukan banyak air terjun. Salah satu yang harus dilihat adalah Than Mayom, air terjun empat tingkat yang hampir tegak lurus dari karang granit hitam yang curam. Dua raja Thailand, Raja Rama V dan Raja Rama VI bahkan membuat inisial nama mereka di puncak tebing. Tidak jauh dari situ, terdapat air terjun tiga tingkat Klong Phlu yang terkenal karena keindahannya.



Menunggang Gajah
Salah satu jenis transportasi yang memungkinkan Anda bisa pergi jauh ke dalam hutan untuk dapat menikmati berbagai pemandangan memukau adalah dengan menunggang gajah. Sesuai namanya Pulau Gajah adalah habitat bagi banyak gajah yang siap melayani para wisatawan. Hewan menarik ini ramah dan kuat dan dapat dengan mudah membawa Anda ke tempat-tempat terindah di hutan Koh Chang.



Surga Trekker
Untuk yang lebih memilih trekking, Koh Chang adalah surganya. Dengan hutan tak tersentuh yang kaya akan binatang liar, hiking pasti akan jadi aktivitas menarik, dengan rute mulai dari yang sederhana sampai menantang. Rute terbaik terletak di setengah bagian selatan pulau, tempat Anda dapat melihat binatang seperti macaque, kera berbulu perak, dan musang Jawa di antara banyak binatang lain!



Kehidupan Desa Tradisional
Karena terisolasi, penduduk Koh Chang mampu mempertahankan gaya hidup tradisionalnya yang tentu akan menarik. Anda dapat merasakan kehidupan sehari-hari nelayan di kampung Bang Bao, di mana penduduknya tinggal di rumah-rumah yang dibangun di atas laut serta saling terhubung oleh jembatan. Di kampung Kok Salak, warga masih tetap mempertahankan kehidupan tradisionalnya.

Read more...

Asal Mula April Fool's Day

0 comments
April Mop! Kata-kata ini mungkin tidak asing di telinga Anda. Apalagi ketika teman dengan sengaja membuat lelucon tentang Anda dan mereka pun menertawai Anda. Hal ini bagai budaya yang sudah mengakar dan dilakukan setiap 1 April.

Namun, tidak ada yang tahu mengenai awal mula terciptanya budaya ini. Para sejarawan telah meneliti hingga berabad-abad lamanya. Asal-asul April mop masih merupakan misteri dengan banyak teori berebut untuk diakui masyarakat.

April Fool's Day
Salah satunya adalah kejadian tahun 1582. Saat itu Paus Gregorius XIII memerintahkan penggantian kalender Julian. Tradisi populer menceritakan bahwa beberapa orang Eropa tidak mengetahui perubahan tersebut dan terus merayakan Tahun Baru pada tanggal 1 April dari kalender Julian sebelumnya.

Seorang profesor sejarah di Universitas Boston, Joseph Boskin, memberikan penjelasan lain. Dia mengatakan bahwa April Mop dimulai pada masa pemerintahan Constantine.

Constantine yang humoris memperbolehkan badut istana bernama Kugel untuk menjadi raja selama satu hari. Selanjutnya, badut tersebut mendeklarasikan tanggal 1 April sebagai ‘day of absurdity’ atau hari yang tidak masuk akal yang kemudian menjadi acara tahunan.

The Associated Press (AP) menerbitkan cerita ini. Butuh berapa minggu untuk menyadari bahwa cerita tersebut adalah palsu, bagian dari April Mop. Boskin mengarang cerita tersebut.

Sedangkan yang lain memercayai bahwa April mop adalah praktek kuno. Meskipun tidak dirayakan pada hari yang sama, kebudayaan kuno telah mengamati hari ketika orang-orang dapat membuat lelucon bersama.

Polandia, Skotlandia, dan Denmark adalah negara-negara yang merayakan hari penuh lelucon mereka sendiri. Semua hal serius dilarang pada hari tersebut.

Prancis menjuluki 1 April dengan sebutan ‘Poisson d’Avril’ atau ‘ April Fish’ ketika anak-anak Prancis menempelkan gambar ikan pada punggung temannya. Hal ini pun langsung disambut dengan meneriakan kata ‘Poisson d’Avril’.

Lelucon-lelucon berupa peringatan palsu menjadi berita yang membingungkan sepanjang hari. Selama bertahun-tahun, melalui trik sederhana sebuah lelucon berkembang menjadi ‘hoax’ yang tersebar kemanapun melalui berbagai macam media.

Satu lelucon yang terkenal yang disebut “pohon spaghetti” dirilis oleh BBC dalam program televisi pada tahun 1957. Sejumlah besar orang terkecoh bahwa Swiss memanen spaghetti dari pohon dan banyak yang menghubungi BBC karena keingintahuan cara mereka membuat pohon spaghetti mereka sendiri. Tipuan ini pun diabadikan dalam sebuah film di ‘St Albans’.

Namun berbeda dari negara lain, di Filipina, hari lelucon jatuh pada tanggal 28 Desember dan lebih dikenal dengan sebutan Niños Inocentes (Hari Keluguan). Hari ini juga dirayakan di Belgia dan negara Latin lainnya.

Beberapa orang menyatakan penyebaran budaya April Mop dikarenakan kecanggihan teknologi karena teknologi memudahkan orang menyebarkan lelucon.

Walaupun terkadang membuat resah sebagian orang, penulis Angelina Rasale menganggap, budaya ini harus dipertahankan. “April mop adalah hari saat kita dapat bersenang-senang,” ujarnya.

Di Amerika Serikat dan negara barat lainnya, lelucon April Mop akan berlangsung sepanjang hari. Namun di beberapa negara April mop hanya berlaku hingga tengah hari. Yang memainkan lelucon lewat tengah hari akan disebut ‘April Mop’

Menurut permainan anak-anak, siapa pun yang tidak berhasil memainkan lelucon pada temannya akan menjadi bahan olokan karena semua sudah menyadari lelucon April Mop-nya.

Melakukan budaya ini boleh-boleh saja, asalkan Anda tidak membuat resah banyak orang. Jadi, tunggu apa lagi siapkan lelucon Anda untuk mempererat hubungan pertemanan Anda.



Read more...

Friday, March 23, 2012

Ayo Mengambil Manfaat dari Sepi [Nyepi]

0 comments
Manfaat Nyepi bisa mengurangi 20.000 ton emisi CO2 di Bali. Bagaimana bila se-Indonesia?

Hari ini tanggal 23 Maret 2012, saudara-saudara kita di Bali akan melaksanakan ritual "sepi". Mereka bakal hening dan gelap (terutama di malam hari).

Bandara Internasional Ngurah Rai akan ditutup selama 24 jam, tak ada orang atau kendaraan hilir mudik di jalan raya (kecuali para pecalang dan orang-orang yang memperoleh izin khusus) di seluruh pulau.

Hari Nyepi merupakan penanda tahun baru Saka. Umat Hindu akan berpuasa mati raga dan memusatkan pikiran berdoa sepanjang hari. Puasa sehari penuh diyakini menjadi cara untuk membersihkan tubuh dari segala racun yang bersarang di tubuh. Sedangkan pendarasan doa adalah mempersiapkan jiwa menyongsong era baru.

Hanya pelancang bisa berkeliaran di Bali
Namun lebih dari itu, ada sisi lain yang bermanfaat dari tindakan mematikan lampu itu. Selama Nyepi, Bali mengurangi sekitar 20.000 ton emisi karbon dioksida.

Mengutip vhrmedia, menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup,jumlah emisi karbon Indonesia mencapai 1,4 juta ton. Jumlah karbon tersebut berasal dari sektor energi, deforestrasi, dan industri. Jadi bayangkan Indonesia yang lebih bersih bila kita bisa mengurangi emisi karbon sebanyak itu.

Terlepas dari perkara ritual dan perayaan agama, siapa pun sebenarnya bisa mengambil manfaat dari "gerakan sepi" ini. Pada tanggal 21 Maret 2012 sebenarnya ada himbauan untuk mematikan listrik selama empat jam sehari dari Tim World Silent Day.


Dalam sepi, mendekat pada Sang Pencipta sambil menjaga Bumi.
Nah, sekiranya tanggal 21 kemarin kita belum bisa berpartisipasi, mengapa tidak coba hari ini? Matikan listrik selama 4 jam dan nikmati manfaat untuk ikut menjaga bumi.

Matikan semua peralatan yang mengonsumsi listrik, kurangi penggunaan kendaraan bermotor dan aktivitas yang membutuhkan banyak sumber daya alam dan mengeksploitasi tanaman. Biarkan Bumi bernapas dengan lega.



Read more...

Friday, March 9, 2012

10 Makanan Indonesia yang Populer di Luar Negeri

0 comments
Indonesia memang terkenal memiliki khasanah budaya yang beragam, mulai dari rumah adat, tarian, budaya dan yang tak ketinggalan adalah makanan. Ya! Indonesia memang mamiliki berbagai jenis makanan yang beragam, Nah yang akan saya post disini adalah tentang makanan indonesia yang paling disukai ama lidah orang luar negeri (kita harus bangga karna indonesia mempunya berbagai jenis makanan yang beraneka ragam), mau tahu apa sajakah makanan indonesia yang disukai ama orang asing:

1. SOTO BETAWI

Soto Betawi merupakan soto yang populer di daerah Jakarta. Seperti halnya soto Madura dan soto Sulung, soto Betawi juga menggunakan jerohan. Selain jerohan, seringkali organ-organ lain juga disertakan, seperti mata, torpedo, dan juga hati.


2. NASI GORENG

Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat setempat dan pengaruh ramuan bumbu dari negara tetangga, ataupun pengaruh budaya etnik asing bawaan yg datang ke negara tersebut.


3. NASI KUNING

Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dengan ditambahkannya bumbu-bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan bermacam lauk-pauk khas Indonesia. Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning melambangkan gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Dalam tradisi Bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, disamping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan.


4. PECEL LELE

Pecel lele (atau Pecek lele) di Indonesia adalah nama sebuah makanan yang terbuat dari ikan lele. Biasanya yang dimaksud adalah ikan lele yang digoreng kering dengan minyak dan lalu disajikan dengan sambal lalapan. Lalapan biasa terdiri dari kemangi, kubis, ketimun, kacang panjang dan sambal.


5. GUDEG

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.


6. KETOPRAK

Ketoprak adalah salah satu jenis makanan khas Indonesia dengan menggunakan ketupat yang mudah dijumpai. Biasanya ketupat dijajakan menggunakan kereta dorong di jalan-jalan atau di kaki lima. Komponen utamanya adalah tahu, bihun, ketimun, tauge dan bisa juga pakai telur rebus yang dilengkapi dengan saus kacang, kecap, dan taburan bawang merah goreng. Dapat pula dihidangkan dengan tambahan kerupuk atau emping melinjo. Beberapa versi ada pula yang menyertakan tempe sebagai komponennya.


7. SIOMAI

Dalam masakan Indonesia terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Siomai juga tidak lagi dibungkus dengan kulit dari tepung terigu. Telur ayam dan sayuran seperti kentang, peria, dan kubis dengan isi atau tanpa isi juga dihidangkan di dalam satu piring bersama-sama siomai. Tahu bakso (tahu isi) juga termasuk ke dalam jenis siomai. Siomai (siomai bandung) dihidangkan setelah disiram saus kacang yang dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air. Bumbu untuk saus kacang antara lain cabai, gula pasir, bawang putih, garam dapur, dan cuka atau jeruk limau. Sewaktu disajikan, siomai bisa diberi tambahan kecap manis, sambal botol, atau saus tomat.


8. BAKSO

Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia.[1] Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mie, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.


9. SATE

Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (bergantung pada variasi resep sate).


10. GADO - GADO

Gado-gado adalah salah satu makanan yang berasal dari Indonesia yang berupa sayur-sayuran yang direbus dan dicampur jadi satu, dengan bumbu atau saus dari kacang tanah yang dihaluskan disertai irisan telur dan di atasnya ditaburkan bawang goreng. Sedikit emping goreng atau kerupuk (ada juga yang memakai kerupuk udang) juga ditambahkan. Gado-gado dapat dimakan begitu saja seperti salad dengan bumbu/saus kacang, tapi juga dapat dimakan beserta nasi putih atau kadang-kadang juga disajikan dengan lontong.


source : http://haxims.blogspot.com/
Read more...

Thursday, February 23, 2012

7 Desa Unik di Dunia

0 comments
Desa biasa selalu identik dengan tempat terpencil dan selalu di bilang ketingalan zaman. Itulah sebabnya ada desa-desa yang terisolasi dan banyak yang tidak di ketahui oleh masyarakat umum salah satunya adalah ke tujuh desa berikut ini memiliki keunikan tersendiri yang mungkin Anda tidak tahu. Berikut 7 desa dengan keunikannya:

1. Desa Dengan 100 Kembar Identik

Desa ini bernama Kodinji yang mayoritas muslim. Jika kamu datang ke desa ini maka kamu akan kesulitan untuk membedalan orang karena hampir semua penduduk di desa ini berwajah kembar. Salah satu pasangan kembar mengatakan, tanda lahir di leher merupakan salah satu pembeda mereka. Warga desa ini juga gak heran dengan fenomena ini mereka sudah mengangap biasa bukan sesuatu hal yang sangat aneh dan istimewa.

Menurut rumah sakit yang paling banyak melahirkan pasangan kembar di desa itu hampir selama 10 tahun ini tercatat ada 100 sampai 150 pasngan kembar kejadian ini menimbulkan sebuah misteri kenapa banyak pasangan kembar yang lahir di desa ini.


2. Desa Unik yang Mempunyai Penduduk Hanya Satu Orang

Biasanya dalam satu desa pastinya akan ada banyak penduduk. Ada hal unik yang ada di Desa Buford terletak di Wyoming, Colorado, desa ini hanya berpenduduk sau orang saja karena suhu yang terlalu dingin di musim dingin dan terletak di daerah perbukitan membuat desa ini di tingalkan oleh penduduknya namun hanya ada satu orang dia adalah Don Sammons (60thn) yang tetap setia menempati desa ini sendiri tanpa tetangga dan penduduk lainya.


3. Desa Dengan Penduduk Keterbelakangan Mental

Sebanyak 445 warga di tiga desa yakni Desa Patihan, Pandak, dan Sidoharjo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami keterbelakangan mental atau idiot. Kondisi ini diyakini sudah terjadi sejak 1970-an.


4. Desa Kepiting

Ada yang aneh dengan penduduk di di Dusun Ulutaue, Desa Mario, Kecamatan Mare, Bone, Sulawesi Selatan. Di daerah ini hampir semua warganya mengalai kelainan fisik. Rata rata tangan penduduk di desa ini mirip seperti kepiting ari terbelah dua dan terkadang hanya memiliki tiga ruas jari. Kejadian semacam ini bagi masyarakat desa sudah menjadi hal yang biasa dan mereka hanya berangap ini semua adalah sebuah kutukan.

5. Desa Berpenduduk Poligami

Desa ini di sebut sebagai desa poligami karena hampir semua pria yang ada di desa ini berpoligami kadang setiap wanita pastinya tidak mau jika suaminya berpoligami namun desa ini para gadis justru ingin berbagi suami saat menikah kelak.


6. Desa Yang Penduduknya Hidup Tanpa Air Bersih

Lebih dari 40 tahun warga Pedukuhan Wangon, Desa Kubangsari, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hidup tanpa air bersih. Mereka merasa hidup tak layak di negera merdeka. Desa yang berpenduduk lebih dari 2.255 jiwa ini hidup tanpa air bersih.
Air bersih di desa ini bagai kan barang yang sangat berharga perlu upaya pemerintah untuk membatu warga di desa ini utuk mendapatkan kenikmatan mengkomsusmsi air bersih.


7. Desa Tanpa Kasur

Dusun kasuran adalah salah satu dusun yang yang ada di Desa Margodadi kecamatan Sayegan, Sleman. Kalau Anda datang kedesa ini nampaknya memang gak ada yang aneh, tetapi jika Anda ingin tidur nanti pasti akan merasakan keanehan. Ya, rata-rata warga desa ini tidur tidak pernah mengunakan kasur. 
Tradisi tidur tidak di atas kasur merupakan tradisi turun temurun warga desa Meyoritas warga tidur hanya beralaskan tikar atau dipan yang gak ada kasurnya.
Read more...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...