Pages

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label Science. Show all posts
Showing posts with label Science. Show all posts

Tuesday, January 1, 2013

Mengapa Saat Pusing Seolah Melihat Bintang

1 comments
Setiap orang saat sedang pusing, migrain, atau setelah bersin, kalau memejamkan mata seolah melihat cahaya berkedip-kedip seperti bintang. Mengapa hal itu terjadi?

Hal ini disebabkan oleh stimulasi bagian belakang mata, atau saraf optik, yang mengirim kilatan cahaya ke otak. Di dalam bola mata terdapat gel tebal, yang berfungsi membuat bentuk bola mata menjadi bulat. Gel ini bila bergesekan dengan retina akan merangsang dan menciptakan gambar dalam otak.
Ketika otak mendapat pesan dari retina, akan ditafsirkan sebagai cahaya. Jadi, ada atau tidak cahaya yang masuk ke mata, tetap diterjemahkan sebagai cahaya. Percobaan paling mudah, cobalah memejamkan mata lalu menekan kelopal mata kamu dengan tangan. Dalam gelapnya pandangan, pasti seolah melihat pendaran-pendaran cahaya seperti jutaan bintang di langit.

Pada saat seseorang bersin, hal ini akan menekan bola mata itu sendiri, atau dari stimulasi saraf yang berhubungan dengan penglihatan. Setiap seseorang bersin, bisa menyemburkan udara, air, dan mikroba ke udara hingga 100 mil per jam. Kondisi ini membuat retina bergesekan kuat dengan bola mata dan menimbulkan visi cahaya.
Demikian juga bila kita terlalu lama jongkok, atau bangun tiba-tiba saat tidur bisa menyebabkan tekanan darah drop, dan otak kekurangan oksigen. Perubahan kondisi ini mempengaruhi mata dan saraf optik.

Ada juga kondisi yang disebut floaters, yakni gangguan pada gel di bola mata. Floaters hanya terjadi karena penyakit tertentu, serta dipengaruhi oleh bertambahnya usia seseorang. Migrain serta gangguan penyakit kepala lainnya memungkinkan terjadi floaters. Akibatnya, semakin mudah mengalami visi cahaya karena penyakit yang diderita. Orang-orang yang berumur lanjut gel pada bola matanya semakin cair, ini juga jadi penyebab floaters. Tak heran, semakin tua kita akan semakin cepat mengalami masalah pada penglihatan.

Read more...

Saturday, December 29, 2012

Penemuan Menakjubkan 2012 yang dulu Hanya Ada di Film Fiksi

0 comments
Tahukah kamu, manusia Cyborg sebenarnya sudah jadi kenyataan? Serta teknologi teleport - memindahkan objek - seperti di film Star Trek bisa dilakukan? Di abad 21 ini, semua hal yang dulu hanya khayalan di film fiksi ilmiah semakin mendekati kenyataan.

Selama tahun 2012, inilah 6 temuan teknologi menakjubkan yang berhasil dikembangkan:

1. Anggota Tubuh Bionik
Sebelumnya gambaran tubuh bionik muncul pada 1960. Istilah "cyborg" (cybernetic organism) dimunculkan oleh Manfred E Clynes dan Nathan S Kline dalam sebuah artikel yang keduanya tulis dalam jurnal Astronautics.

Sejak itu, anggota badan bionik telah menjadi kiasan dalam banyak potongan cerita fiksi. Tercatat muncul fiksi The Six Million Dollar Man dari tahun 1970-an, Borg of Star Trek dan bahkan Darth Vader, karakter sentral dalam Star Wars.

Pada 2012 ini, untuk pertama kalinya, seorang wanita lumpuh mampu mengendalikan anggota tubuh robotnya. Adalah Claire Lomas, wanita yang lumpuh akibat sebuah kecelakaan berkuda pada 2007 yang mengakibatkan leher, tulang punggung dan tulang rusuknya patah. Tapi dengan sebuah bantuan tubuh bionik, ia mampu menjalankan lari maraton selama 16 hari.

Percobaan bionik pada primata juga sudah memungkinkan untuk membuat antarmuka otak komputer yang cukup efisien untuk merancang gerakan lebih realistis ke dalam anggota badan. Anggota badan bionik Lomas berbeda dengan bionik yang terdapat dalam kisah fiksi, karena masih terhubung melalui elektroda eksternal untuk tengkorak.


2. Teleportasi dan Komunikasi Kuantum
Dalam film Star Trek, terdapat sebuah teknologi yang disebut "teleportasi" yakni memindahkan suatu objek ke tempat lain melalui sebuah alat yang disebut transporter. Dengan alat ini, objek dapat dipindahkan ke sesuatu tempat tertentu dengan menghilangkan objek.

Kisah fiksi ini semakin menjadi nyata. Rekor baru untuk kejutan listrik foton (partikel elementer dalam fenomena elektromagnetik) langsung dari satu tempat ke tempat lain telah terjadi pada tahun ini. Teleportasi kuantum telah dilakukan di laboratorium untuk beberapa waktu, meski jarak hanya dalam ukuran beberapa meter.

Pada November 2012, rekor terbaru teleportasi kuantum tercipta yaitu 89 mil atau 143 km. Selain teleportasi, para ilmuwan juga membangun internet kuantum pertama. Meski penemuan ini masih awal, tapi teleportasi foton untuk jarak beberapa mil akan memungkinkan komunikasi yang aman, anti disadap.


3. Penyakit genetik dapat dicegah
Rekayasa genetika untuk manusia yang lebih baik merupakan topik yang muncul berulang-ulang sejak novel "Brave New World" karya Aldous Huxley yang terbit pada tahun 1931. Novel ini menceritakan antisipasi perkembangan teknologi reproduksi masa depan yang mengubah masyarakat.

Novel ini memicu film seperti "Gattaca" yang menyajikan rekayasa genetik pada anak-anak untuk memastikan sifat genetik terbaik yang dihasilkan orang tua dan novel "Beggars" di Spanyol yang mengeksplorasi implikasi dari perubahan genetik muncul secara luas.

Nah, pada 2012 ini, konsep untuk rekayasa genetik telah muncul tapi untuk mencegah suatu penyakit mitokondria. Sekitar satu dari 200 orang yang lahir diperkirakan menderita dengan gangguan di mitokondria, pusat energi sel. Untuk pertama kalinya para ilmuwan mampu mentransfer inti DNA dari satu sel telur manusia yang lain. Dua kelompok independen menemukan cara untuk transplantasi inti antara sel telur manusia, dan meninggalkan DNA mitokondria, yang diturunkan dari ibu ke anak.

Temuan ini berarti membuat gangguan mitokondria dapat disembuhkan sebelum anak lahir. Meski teknik-teknik tersebut tidak akan menyembuhkan penyakit seperti sindrom Down, yang melibatkan inti DNA tapi itu menunjukkan bahwa beberapa manipulasi genom manusia bukan hanya mungkin, tapi bisa terjadi.


4. Penerjemah Universal
Dalam sebuah drama fiksi sains, penerjemah universal tersaji dalam serial "Doctor Who" yang dirilis sejak 1963. Dalam drama ini terdapat sebuah instalansi bernama "Time and Relative Dimension in Space (Tardis), sebuah mesin waktu, yang menghasilkan sebuah medan yang memungkinkan para wisatawan untuk memahami bahasa mahluk asing tanpa membutuhkan bantuan kamus.

Konsep penerjemah universal ini juga termasuk dalam novel trilogi "Mars" karya Kim Stanley Robinson, salah satu penulis sains fiksi asal Amerika Serikat. Konsep ini berhasil diwujudkan dengan munculnya aplikasi penerjemah berbasis suara, Jibbigo. Aplikasi penerjemah ini membutuhkan koneksi internet. Beberapa penerjemah universal yang muncul yaitu Klingon dan Comic-con.


5. Kacamata Canggih di kepala
Pembaca novel "Accelerando" dari Charles Stross tentu sangat antusias menantikan kehadiran Google Glasses, sebuah kacamata canggih augmented reality besutan Google. Dalam novel yang dirilis pada 5 Juli 2005 tersebut, digambarkan tokoh protagonis, Manfred MacX membawa data dan memorinya dalam sepasang kacamata yang terhubung ke internet.

Sementara Google yang merilis Google Glasses pada tahun ini memungkinkan penggunanya untuk mengakses data, internet dan memotret melalui kamera yang ada di kacamata tersebut.


6. Penerbangan Ruang Angkasa Swasta
Dalam banyak cerita fiksi ilmiah, banyak perjalanan ruang angkasa dilakukan pihak swasta. Misalnya dalam film sains fiksi terbaru besutan Ridley Scott, "Prometheus" yang dirilis 30 Mei 2012. Dalam film ini, Weyland Corporation mendanai sebuah ekspedisi untuk mengikuti peta bintang ke bulan LV-223.

Dan kenyataannya, sebuah perusahaan ruang angkasa swasta, SpaceX, yang dimiliki Elon Musk akan meluncurkan puluhan misi pertama yang direncanakan ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Kapsul Dragon dirancang untuk memasok ISS, namun Musk, yang juga pendiri PayPal, juga tak puas dengan misi tersebut. Ia memiliki rencana besar, melakukan kolonisasi Mars.


Read more...

Thursday, December 20, 2012

Isotop Besi-60 Bahan Dasar Penciptaan Tata Surya

0 comments
Isotop Besi-60 hanya dihasilkan supernova yang terjadi di dekatnya menyebarkan isotop melalui ledakan. Sisa-sisa ledakan bintang pada meteorit menentukan kondisi terbentuknya sistem tata surya.

Beberapa sisa-sisa isotop radioaktif tidak stabil, merupakan partikel atom energik yang membusuk dari waktu ke waktu. Para ilmuwan pada dekade terakhir telah menemukan sejumlah radioaktif isotop besi-60 yang menjadi bahan dasar sistem tata surya. Prof Nicolas Dauphas menyatakan semua hasil riset ini pada jurnal Earth dan Planetary Science Letters.

Para ilmuwan di University of Chicago (Departemen Ilmu Pengetahuan dan Geofisika Enrico Fermi Institute) menemukan radioaktif isotop besi-60 yang menandakan sebuah bintang yang meledak. Temuan ini menentang teori bahwa kekuatan ketika bintang meledak memaksa pembentukan sistem tata surya.



Pembuktian Isotop Besi-60 Pada Sampel Meteorit

Studi baru menyatakan adanya sisa-sisa ledakan bintang pada meteorit untuk membantu menentukan kondisi terbentuknya sistem tata surya. Isotop besi-60 hanya dihasilkan supernova, sehingga para ilmuwan telah mencoba menjelaskan bahwa supernova terjadi di dekatnya, menyebarkan isotop melalui ledakan.
Ilustrasi Pembentukan Planet / Credit : Jet Propulsion Laboratory
Hasil baru berbeda dari penelitian sebelumnya, bahwa kadar isotop besi-60 yang seragam dan rendah ditemukan pada bahan dasar sistem surya. Bahan ini jatuh bersama meteorit, dan untuk mengukur isotop besi-60 para ilmuwan melihat materi yang sama pada penelitian sebelumnya. Tetapi menggunakan pendekatan yang berbeda dan lebih tepat menghasilkan bukti isotop besi-60 yang sangat rendah.

Metode sebelumnya mengambil sampel meteorit utuh dan tidak sepenuhnya menghilangkan materi lainnya, mungkin telah menyebabkan kesalahan besar dalam pengukuran. Dalam metode pendekatan baru, semua ini diperlukan para ilmuwan untuk mengurai sampel meteorit ke dalam larutan sebelum pengukuran. Tentunya akan memungkinkan mereka untuk benar-benar menghapus materi kotor lainnya.

Metode yang digunakan untuk mengetahui apakah isotop besi-60 secara luas didistribusikan, tim melihat isotop besi-58. Supernova menghasilkan isotop melalui proses yang sama sehingga mampu melacak distribusi isotop besi-60 dengan mengukur distribusi besi-58. Kedua isotop seperti kembar yang tak terpisahkan, setelah peneliti mengetahui di mana besi-58, maka mereka akan menemukan isotop besi-60.


Isotop Besi-60 Terbentuk Dari Debu Bintang

Para peneliti menemukan sedikit variasi besi-58 dalam pengukuran berbagai sampel meteorit, dan menegaskan bahwa isotop besi-60 ditemukan secara merata. Untuk menjelaskan temuan mereka yang belum pernah terjadi sebelumnya, peneliti menyarankan bahwa rendahnya tingkat isotop besi-60 mungkin berasal dari akumulasi jangka panjang dari isotop besi-60 yang terbentuk dari debu bintang dan tak terhitung jumlahnya di masa lalu, bukan peristiwa bencana besar di dekatnya seperti supernova.
Jika penemuan ini benar, maka penelitian berikutnya tidak perlu mengambil sampel setiap bintang terdekat untuk mendapatkan isotop besi-60. Tetapi semua ini menjadi lebih sulit ketika ditemukannya kadar tinggi aluminium-26, yang menyiratkan adanya sebuah bintang di dekatnya.

Tim peneliti mengusulkan bahwa bintang besar berukuran lebih dari 20 kali massa Matahari menyebarkan aluminium-26 dan mencemari bahan yang akhirnya akan membentuk sistem tata surya. Sementara isotop besi-60 tetap terkunci di dalam interior bintang raksasa itu.


Read more...

Saturday, December 15, 2012

8 Penemuan Sains yang Membuka Mata Dunia

0 comments
Ilmu pengetahuan terus bergerak maju. Berbagai penemuan baru yang mengejutkan dan membuka mata manusia menjadi tonggak penting dalam peradaban. Bahwa hal yang dulu hanya khayalan telah menjadi kenyataan, serta penemuan-penemuan ini semakin menyadarkan bahwa ada zat yang Maha Besar sebagai sumber kehidupan. Beberapa hal yang patut kita ketahui :

1. Ununseptium
Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 merupakan kombinasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini bisa menunjukkan 'island of stability', dimana unsur yang terberat bisa bertahan selama berbulan-bulan.

Unsur dengan nomor atom 117 ini dibuat dengan cara memborbardir 249Bk dengan ion kalsium dalam siklotron JINR U4000 selama 150 hari yang terdapat di Dubna.

Keseluruhan proses yang memakan waktu tidak lebih dari 320 hari yang merupakan waktu paruh unsur Bk (150 hari dalam siklotron+analisis data+review oleh tim peneliti) ini akhirnya berhasil menghasilkan 6 atom Ununseptium. Masing-masing dari keenam atom tersebut kemudian meluruh dengan memancarkan partikel alfa menjadi unsur bernomor atom 115 kemudian 113 sampai intinya terbelah menjadi dua atom yang lebih stabil.

2. Gen Penyebab Penuaan
Manusia memiliki sel tubuh yang regeneratif, bisa terus memperbarui jumlahnya. Namun teka-teki penyebab ketuaan menjadi perhatian ilmuwan. Secara genetika, ternyata terdapat unsur penyebab kita tak bisa awet muda selamanya. 

Dan pada beberapa orang ada yang tampak tua lebih cepat. Apa sebabnya? Para ahli genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom.

Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya. Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.


3. Planet Ekstra Surya
Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti. Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180. 

Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g, planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu panas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari. Digadai-gadai beberapa planet tersebut jadi tujuan manusia sebagai pengganti bumi.


4. Penemuan Metamaterial
Penemuan ini dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa 'mengaduk' aliran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.


5. Muons
Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semesta. Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori. 

Percobaan partikel di Fermilab menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons. Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.


6. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara
Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil menemukan keberadaan air di bulan cukup mengejutkan. Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa diolah menjadi air murni. Dan jumlahnya lebih banyak daripada air di Gurun Sahara.


7. Piramida Teotihuacan di Meksiko
Para arkeolog yang meneliti Piramida Teotihuacan berhasil menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.


8. Penemuan Australopithecus sediba
Para ilmuwan menemukan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies manusia purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut diduga berasal dari masa 2 juta tahun yang lalu. Para palaentolog menduga, fosil tersebut berkaitan dengan fosil manusia purba Homo erectus yang secara evolusioner kemudian berkembang menjadi Homo sapIens atau manusia modern. 


Read more...

Wednesday, December 12, 2012

Mungkinkah Melakukan Perjalanan Melintasi Waktu ?

0 comments
Mesin waktu selalu menjadi pertanyaan yang menarik untuk diungkap. Berbagai film fiksi ilmiah dibuat dengan asas teori fisika yang sebenarnya memberi titik cerah akan pertanyaan mendasar ini, "Mungkinkah manusia melakukan perjalann melintasi waktu?" Jawabannya cukup singkat: Mungkin saja.

Bagaimana teori itu bisa dijabarkan, dan perjalanan seperti apa yang memungkinkan? Para ilmuwan telah meneliti teori relativitas Albert Einstein selama bertahun-tahun, dan menyatakan cara yang paling 'masuk akal' bagi manusia agar bisa menembus ruang dan waktu.
Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, kita harus menyadari soal kecepatan cahaya. Bahwa waktu berjalan semakin lambat saat kita bisa mendekati kecepatan cahaya.

Hal ini pernah diuji oleh Paul Davies, penulis buku "How to Build a Time Machine" dengan melihat pergerakan jam dalam kereta yang melaju sangat cepat. Ternyata jarum jam bergerak lebih lambat dibandingkan jam stationer.

Kesimpulan ini pun diajukan Brian Greene, penulis buku "The Universe Elegant" yang juga seorang fisikawan di Universitas Columbia.

"Jika Anda ingin tahu seperti apa bumi satu juta tahun dari sekarang, saya akan memberitahu Anda bagaimana untuk melakukan itu," kata Greene. "Buatlah sebuah pesawat ruang angkasa yang bisa mencapai kecepatan cahaya. Lalu naik di dalamnya selama beberapa waktu, dan ayo kembali ke bumi setelah itu. Setelah melangkah keluar dari pesawat, Anda akan memiliki usia mungkin satu tahun, sementara bumi akan berusia satu juta tahun. Anda akan melakukan perjalanan ke masa depan bumi. "

Teori ini mungkin bisa lebih mudah dipahami bila Anda menonton film seri "No Ordinary Family" yang mengisahkan keluarga super dengan bakatnya masing-masing. Sang istri bisa bergerak sangat cepat seperti Flash, sehingga dalam satu episode ia bisa melangkah ke masa depan.

Namun, kecepatan cahaya bukan satu-satunya cara untuk menembus waktu. Massa juga mempengaruhi waktu.

"Waktu berjalan sedikit lebih cepat di ruang angkasa daripada yang dilakukannya di atas bumi," kata Davies. Jam kapal satelit yang mengorbit mengalami dilatasi waktu karena kedua kecepatan orbit dan jarak yang lebih besar dari pusat gravitasi bumi.


Bila perjalanan menuju masa depan sangat mungkin, bagaimana dengan kembali ke waktu masa lalu? Setidaknya ada 3 teori yang hingga saat ini masih berupa hitung-hitungan di atas kertas, belum sampai tingkat pembuktian.


1. Wormhole
Wormhole atau lubang cacing adalah jalan pintas melalui ruang dan waktu. Jika digambarkan melalui bidang datar, seperti kertas yang dilipat, lubang cacing membengkokan bidang tersebut, sehingga kedua ujung akan saling bertemu.
"Wormhole adalah seperti terowongan atau jalan pintas antara dua titik yang jauh," kata Davies, "Jadi misalnya, jika saya memiliki lubang cacing di kamar hotel saya dan saya melompat melaluinya, maka saya tidak akan keluar di Pennsylvania Avenue. Saya mungkin akan keluar dekat sisi lain dari galaksi. "

Menurut fisikawan terkemuka, Stephen Hawking, lubang cacing yang terjadi pada tingkat kuantum secara teoritis bisa memberikan pijakan untuk perjalanan waktu. Namun Hawking masih mempertanyakan, seandainya perjalanan waktu dengan wormhole sudah dilakukan, seharusnya kita saat ini bisa bertemu dengan orang-orang dari masa depan yang datang ke jaman kita sebagai wisatawan waktu.

"Sejumlah pertanyaan tentang perjalanan waktu tetap belum terjawab. Akankah ada wisatawan waktu dari masa depan yang pernah muncul untuk membantu kami keluar? Kami hanya harus menunggu dan melihat. Tetapi jika mereka datang ke sini menggunakan mesin waktu lubang cacing, kita harus membangun yang pertama," papar Hawking.

Nyatanya kisah tentang orang yang mengaku pernah naik mesin waktu belum bisa dibuktikan, dan masih berbau hoax belaka.


2. Dimensi keempat
Dalam fisika, waktu digambarkan sebagai dimensi seperti panjang, lebar, dan tinggi. Contoh, ketika kita melakukan perjalanan dari rumah ke sebuah toko, itu artinya kita bepergian melalui arah dalam ruang, membuat kemajuan di semua dimensi spasial lebar-panjang, dan tinggi.

Nah, dimensi keempat adalah yang disebut sebagai ruang-waktu. "Ruang dan waktu yang kusut bersama-sama diibaratkan dengan kain empat dimensi yang disebut ruang-waktu," kata Charles Liu, seorang astrofisikawan dengan City University of New York, College of Staten Island.
Ruang-waktu, menurut Liu, dapat dianggap sebagai bagian dari spandex - serat sintetik dengn elastisitas yang luar biasa - dengan empat dimensi. 

"Ketika sesuatu yang memiliki massa-Anda dan saya, obyek, planet, atau bintang-duduk di potongan empat dimensi spandex, menyebabkannya untuk membuat lesung pipi," katanya. "Lesung Itu adalah manifestasi dari ruang-waktu untuk mengakomodasi massal ini."

Singkatnya begini, lesung-pipi waktu yang dimaksud Liu adalah pembengkokan ruang-waktu. Hal ini bisa membuat obyek bergerak pada jalur melengkung.. Teori dimensi keempat ini masih ada hubungannya dengan lubang cacing atau wormhole.


3. Cosmic String
Teori lain adalah kosmik string, yakni semacam tabung energi yang membentang di seluruh alam semesta yang terus berkembang. Daerah-daerah di sisa dari kosmos awal, diperkirakan mengandung sejumlah besar massa dan karenanya dapat menggulung ruang-waktu di sekitar mereka.
String kosmik terjadi terus berulang, tanpa akhir karena alam semesta terus berkembang. Pendekatan dua string yang bergerak sejajar (paralel) satu sama lain, akan membengkokkan ruang-waktu begitu keras hingga memungkinkan seseorang bisa membuat perjalanan waktu. Teori ini dikemukakan oleh J. Richard Gott, fisikawan dari Princeton University dan penulis “Time Travel in Einstein's Universe”.

Bagaimanapun, 3 teori di atas masih memberi kesimpulan yang sama di mata para ilmuwan. Bahwa, perjalanan waktu adalah mungkin, sepanjang manusia melompat ke masa depan dan tidak ke masa lalu.

Mengapa? Karena hukum aksi-reaksi masih berlaku di alam semesta. Suatu perbuatan di suatu waktu akan berpengaruh di masa berikutnya. Misalnya saja, seseorang bisa kembali ke masa silam lalu membunuh kakek atau neneknya, maka apa yang terjadi? Keseimbangan alam akan terganggu, demikian juga perjalanan sejarah ikut berubah.


Read more...

Friday, December 7, 2012

Lampu Berwarna Biru Pengusir Kantuk Paling Efektif Pengganti Kopi

0 comments
Kopi terbukti paling ampuh untuk mengusir rasa kantuk. Namun efek samping kopi kurang disukai para pengendara mobil karena harus sering-sering berhenti mencari toilet. Alternatifnya, pasang saja lampu biru di kabin.

Para ilmuwan di Universite Bordeaux Segalen baru-baru ini membuktikan nyala lampu berwarna biru sama manjurnya dengan efek kafein pada kopi dalam mengusir kantuk. Tentunya tanpa disertai sering buang air kecil seperti yang terjadi usai minum kopi.
Temuan ini diharapkan bisa menginspirasi desain mobil atau kendaraan yang lebih aman di masa mendatang. Dengan memasukkan lampu berwarna biru sebagai bagian dari desain interior mobil modern, maka angka kecelakaan akibat pengemudi mengantuk diharapkan akan berkurang.

Eksperimen terhadap 48 pengemudi yang menempuh jarak 400 km menunjukkan, tingkat kesalahan yang dilakukan pengemudi berkurang berkat lampu biru. Pelanggaran marka jalan dilakukan 15 kali oleh pengemudi yang terpapar lampu biru, 13 kali pada pengemudi yang minum kopi dan 26 kali pada pengemudi yang tidak mendapat apa-apa.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE ini membuktikan bahwa warna biru bisa meningkatkan kewaspadaan dengan merangsang sel-sel ganglion retina. Dikutip dari Daily Mail), sel-sel tersebut terdapat pada retina yakni lapisan yang terletak di bagian belakang bola mata.

Sel-sel ganglion retina tersebut juga terhubung dengan saraf-saraf kesadaran. Oleh karena itu, rangsang di bagian ini bisa meningkatkan sekresi atau pelepasan melatonin yakni hormon yang membuat orang bisa terjaga dan tetap awas sepanjang malam.

Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sepertiga korban kecelakaan di jalan raya berhubungan dengan rasa kantuk. Gara-gara mengantuk, pengemudi bisa kehilangan kewaspadaan, kemampuan refleks dan persepsi visual dalam arti penglihatannya menurun.


Read more...

Wednesday, November 28, 2012

Mengapa Rel Kereta Api Banyak Batu Kerikil ?

0 comments
Hampir di sepanjang rel kereta api biasanya terdapat batu kerikil yang terletak di bawah dan pada samping kanan dan kiri rel kereta api. Mengapa sengaja ditaruh dan apa fungsinya?
1. Fungsi batu kerikil pada rel kereta api adalah sebagai bantalan pemberat. Dengan adanya lapisan batu kerikil ini rel dapat tetap berdiri dengan stabil. Sehingga kereta api yang berjalan di atasnya pun dapat berjalan dengan baik.

2. Batu kerikil ini juga berfungsi untuk menyerap getaran (shock absorber) yang terjadi ketika kereta api tengah lewat. Sehingga goncangan yang terjadi ketika kereta api melintas dapat dikurangi. Dan rel kereta api pun tidak cepat rusak dan dapat digunakan untuk waktu yang lama.

3. Fungsi berikutnya yaitu untuk menahan dan memperlancar aliran air di saat hujan. Fungsi ini berperan untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah atau erosi pada tanah di sekitar rel kereta api.

4. Dan yang terakhir, batu kerikil juga berfungsi untuk menghambat tumbuhnya rerumputan di sekitar rel. Tumbuhnya rerumputan di sekitar rel dapat dapat secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan penggemburan tanah di bawahnya. Hal ini tentunya dapat membahayakan karena jika tanah di bawah rel tidak stabil maka akan dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Tapi ada beberapa tempat yang tidak ada batu kerikil seperti foto di bawah ini.
Memang, ada posisi-posisi tertentu tidak perlu batu kerikil, seperti rel kereta api yang terdapat di atas jembatan atau jalan raya. Hal ini terjadi karena semua fungsi dari batu kerikil tadi sudah diambil alih fungsinya oleh mekanisme lain.

Jembatan sudah dirancang khusus sedemikian rupa supaya dapat menahan getaran yang akan terjadi yang dihasilkan ketika kereta melintas. Demikian pun dengan rel kereta yang terdapat pada jalan raya, jalan aspal telah menggantikan peranan batu kerikil dengan baik. Sehingga pada tempat-tempat tersebut, tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk diletakkan di bawah rel kereta api.



Read more...

Tuesday, October 23, 2012

Pakai Baju Warna Apa agar Terhindar dari Radiasi Sinar UV ?

0 comments
Radiasi sinar Ultraviolet (UV) diketahui merupakan salah satu penyebab dari kanker kulit. Sinar matahari memang baik untuk kesehatan, tapi tidak semua sinarnya baik. Para peneliti menyarankan untuk menghindari sinar matahari antara pukul 9 pagi hingga 3 sore untuk menghindari risiko kanker kulit.
Penyakit Kanker kulit atau melanoma adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali serta dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Gejala awal kanker kulit mudah dikenali serta bisa disembuhkan jika menemukannya di tahap awal. Umumnya ada sejenis kulit kasar mirip luka yang terasa gatal di kulit. Biasanya muncul di balik telapak tangan, wajah, telinga, leher, bibir atau lengan bawah.

Ciri atau gejala kanker kulit ini biasanya ditunjukan dengan adanya bintik dan benjolan di kulit. Kulit juga lebih gampang berdarah yang diikuti rasa gatal dan nyeri. Jika kulit telah menunjukkan gejala seperti ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Orang yang paling rentan terkena kanker kulit adalah mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Laki-laki pun lebih rentan terkena kanker kulit dibanding perempuan. Sedangkan secara ras, orang dengan warna kulit terang atau putih lebih rentan terkena kanker kulit daripada mereka yang berkulit gelap.

Setiap tahunnya kasus kanker kulit atau melanoma meningkat di Amerika dan negara-negara barat seperti Australia dan Inggris. Penemuan yang dimuat dalam Industrial & Engineering Chemistry Research itu diharapkan dapat berguna bagi industri tekstil dan tentunya untuk mengurangi risiko penderita kanker kulit.



Para ilmuwan dari Cataluna University di Barcelona juga menyebutkan, warna-warna terang seperti putih dan kuning lebih berisiko menimbulkan penyakit kanker kulit pada seseorang.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Industrial and Engineering Chemistry ini menemukan fakta bahwa jenis bahan dengan pilihan warna-warna gelap, ternyata lebih baik dalam penyerapan sinar matahari.

"Warna dan bahan katun merupakan salah satu faktor yang memiliki pengaruh luar biasa untuk memberikan perlindungan dalam melawan radiasi ultraviolet," ucap Dr Ascension Riva, ilmuwan yang memimpin penelitian.

Dalam penelitiannya, para ilmuwan menaruh bahan katun ke dalam tiga larutan berwarna merah, biru dan kuning. Mereka kemudian mengukur kemampuan menyerap sinar UV dari masing-masing bahan tersebut.

Hasilnya ditemukan bahwa warna biru gelap memiliki tingkat penyerapan UV paling tinggi, diikuti Warna Merah sedangkan Warna Kuning memiliki tingkat penyerapan paling rendah.

Dr. Riva berharap dengan hasil penelitian ini, pabrik-pabrik pakaian memperoleh informasi lebih sehingga dapat mendesign busana yang bisa melindungi diri dari sinar matahari lebih efektif .

"Penelitian itu akan diberikan kepada pabrik-pabrik pakaian untuk memperbaiki perlindungan terhadap matahari pada pakaian," ujarnya.
Penemuan ini merupakan kemajuan untuk menghadirkan pakaian yang mampu melindungi kulit dari radiasi sinar UV berlebih. Bisa dikatakan, penemuan ini merupakan pelipur lara, mengingat usaha meredam pemanasan global sebagai penyebab utama radiasi UV berlebih terhitung lambat.


Read more...

Saturday, October 20, 2012

Lempeng Tektonik Akan Membentuk Benua Baru ?

0 comments
Dalam studi yang dinyatakan Tomas Naraa, seorang peneliti di Survei Geologi Denmark-Greenland (Geus) dan Nordic Center for Earth Evolution (NordCEE), bahwa perkembangan geologi telah memberikan gambaran lempeng tektonik bumi yang meliputi lautan, benua, pegunungan dan lembah, semua terbentuk sejak 3,2 miliar tahun yang lalu.


Dinamika pergerakan lempeng tektonik yang terjadi secara keseluruhan seperti saat ini, terakhir kali terjadi sekitar 3,2 miliar tahun yang lalu. Dimana saat itu benua baru terbentuk dan terpecah.

Saya tidak berfikir negatif tentang studi yang dilakukan Naraa, apakah benua kita akan mengalami perubahan kedepan karena gejala yang sama persis terjadi saat ini dengan masa lalu. Hasil penelitian Naraa diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature dan dipublikasikan kembali di salah satu Media Denmark.





Lempeng Tektonik Membentuk Benua

Gunung berapi, gempa bumi, tsunami, lautan, benua, iklim dan bahkan kehidupan di muka Bumi dipengaruhi pergerakan kerak bumi. Dengan kata lain bahwa lempeng tektonik menentukan bagaimana geologi bumi menyusun letak lautan dan benua yang merupakan fondasi segala sesuatu di muka bumi.

Tetapi mekanisme di balik gerakan konstan pada kerak bumi, sebenarnya tidak sesering seperti sekarang ini. Penelitian terakhir menyatakan bahwa dinamika pergerakan sistem lempeng tektonik secara keseluruhan seperti saat ini, terakhir kali terjadi sekitar 3,2 miliar tahun yang lalu.

Tomas Naraa, seorang peneliti di Survei Geologi Denmark dan Greenland (Geus) dan Nordic Center for Earth Evolution (NordCEE), menyatakan bahwa mereka telah menerbitkan pernyataan yang sangat penting dalam sebuah diskusi dan merupakan pemahaman baru tentang perkembangan bumi. Penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme dasar di balik pergerakan kerak bumi terkahir kali berubah 3,2 miliar tahun yang lalu. Hasil ini memberi pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana lautan dan iklim sangat dipengaruhi oleh pergerakan litosfer Bumi, kerak dan lapisan padat paling atas mantel.

Selama 3,2 miliar tahun terakhir sebagian besar bencana di bumi diakibatkan pergeseran lempeng tektonik, yang menentukan bagaimana benua dan kerak bumi terbentuk dan bagaimana benua telah berpindah disekitar permukaan bumi.

Posisi benua selalu dipengaruhi arus laut, diikuti faktor lain yang menentukan iklim lokal di Bumi. Lempeng tektonik ini merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan kehidupan di Bumi.

Dalam dinamika lempeng tektonik, batuan cair (magma) naik dari mantel bumi di sepanjang pegunungan di tengah laut, yang membentuk sabuk panjang ratusan atau ribuan kilometer di sekitar Bumi. Beberapa peta geologi menunjukkan pegunungan di tengah laut yang juga sebagai rantai pegunungan bawah laut. Pada pegunungan di tengah laut, kerak dasar laut terbentuk dari magma yang naik, ini merupakan sebuah proses yang terus-menerus terjadi dan membentuk kerak dasar laut baru hingga lempeng tektonik saling menjauh.

Dasar kerak laut terdiri dari bahan basaltik berat yang relatif muda, berkisar 0 hingga 200 juta tahun dan ketebalan rata-rata sekitar tujuh kilometer. Di sisi lain, kerak benua yang membawa (memindahkan) benua bumi jauh lebih tua, biasanya berkisar 4 miliar tahun dan lebih tebal, terdiri dari bahan granit yang lebih ringan. Ketika kerak dasar laut bertemu dengan kerak benua, kerak dasar laut didorong ke bawah lempeng benua dan kembali meleleh di mantel untuk membentuk magma baru. Magma baru yang terbentuk naik hingga kerak bumi dan memperluas lempeng benua, proses ini disebut subduksi. Dengan cara ini, materi baru terus ditambahkan ke kerak bumi di bawah laut dan membantu memperluas lempeng benua.

Dinamika lempeng tektonik pertama kali dijelaskan pada tahun 1960, para ilmuwan menemukan bahwa Bumi memiliki dua jenis kerak. Kerak tipis, muda dan berada di bawah lautan, sementara kerak yang jauh lebih tua disebut benua. Dinamika lempeng tektonik membentuk dasar dari seluruh sistem geologi dan sumber utama atas segala bencana di Bumi yang muncul saat ini.


Lempeng Tektonik Muncul 3,2 Miliar Tahun Yang Lalu

Penelitian Naraa menunjukkan bahwa 13,4 miliar tahun lalu lempeng tektonik belum terbentuk, tetapi menunjukkan bahwa Bumi telah ada. Kemudian lempeng tektonik saat ini terbentuk sekitar 3,2 miliar tahun lalu yang menggantikan sistem sebelumnya, mungkin karena mantel bumi didinginkan.

Sistem yang lebih tua tidak memiliki zona subduksi, kerak dasar laut yang ditekan di bawah lempeng benua dan membentuk materi menjadi benua. Para peneliti meyakini bahwa bagian tertua benua terbentuk melalui peleburan ulang dalam waktu sangat lama di kerak dasar laut, waktu yang lama tanpa subduksi. Hal ini dapat menjelaskan bagaimana benua terbentuk sebelum perubahan dalam dinamika lempeng tektonik yang terjadi sekitar 3,2 miliar tahun yang lalu.

Naraa kemudian mempelajari isotop dari tiga unsur, zirkonium, hafnium dan oksigen, untuk menentukan berapa usia batu-batu Greenland dan yang proses terjadi di Bumi ketika benua ini terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis batuan terbentuk antara 3,8 hingga 3,6 miliar tahun lalu, ini jauh sebelum dinamika lempeng tektonik modern muncul. Jenis batuan lainnya terbentuk antara 3,2 dan 2,8 miliar tahun lalu, dan profil isotop dari batu-batu ini menunjukkan bahwa bebatuan terbentuk selama dinamika lempeng tektonik saat ini.


Read more...

Friday, October 19, 2012

Ilmuwan akan Buat Sperma Buatan ?

0 comments


Sulitnya mendapatkan sperma yang berkualitas ketika pembuahan memberikan ide bagi para Ilmuwan, kini Ilmuwan akan membuat sperma manusia buatan untuk kelancaran pembuahan yang terjadi di dalam sel telur serta untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik.

Ilmuawn Amerika kini sedang bekerja keras untuk membuat sperma buatan dari sel punca sebelumnya para ilmuwan Jepang juga telah berhasil membuat sperma buatan tikus yang di buat dari sel punca yang berhasil digunakan untuk membuat bayi tikus, hal ini memotifasi ilmuwan AS untuk membuat sperma manusia butan.

Dr Renee Pera, dari Universitas Stanford di California, inilah yang berniat membuat sperma manusia untuk digunakan dalam reproduksi. Diperkirakan sperma buatan ini akan siap digunakan 2 tahun lagi.

Ketidaksuburan atau infertilitas adalah masalah yang dialami oleh 15% pasangan usia produktif di seluruh dunia inilah faktor penting harus adannya sperma buatan untuk membantu manusia untuk mendapatkan keturunan.

"Saya tahu orang berpikir hal ini merupakan semacam obat Frankenstein, tetapi saya pikir masalah ini bukan sesuatu yang dibuat-buat atau membaik, infertilitas berdampak pada seluruh hidup Anda," kata Dr Pera. "Berhubungan seks dan memiliki bayi adalah keputusan yang super sederhana, tetapi tidak semua orang dapat melakukannya."

Sel punca memiliki potensi untuk tumbuh menjadi sel apa saja di dalam tubuh. Menciptakan telur di lab dapat menjadi sesuatu yang populer seperti proses pembuahan di luar kandungan saat ini.

Sebelumnya di Jepang telah membuat bayi tikus dari sperma buatan yang dibuat dari sel punca Hal itu disebut sebagai Cawan Suci riset sel punca reproduksi.

Diharpkan adanya sperma buatan ini natinya bisa menghasilkan bayi bayi manusia yang memiliki kemapuan yang sangat baik dan kondidi kesehatan yang lebih baik juga.


Read more...

Tuesday, October 9, 2012

Mengapa Susunan Batu Bata tidak Lurus ?

0 comments
Pernahkah kamu memperhatikan bangunan gedung atau rumah-rumah di sekitarmu? Apakah kamu pernah melihat gedung atau rumah yang sedang dibangun?

Nah, kamu mungkin pernah melihat para pekerja bangunan sedang menyusun batu bata tetapi mereka tidak menyusunnya lurus dengan batu bata yang di bawah dan di atas. Kira-kira, apa ya, alasannya?

Batu bata tidak disusun lurus dengan batu bata yang ada di bawah dan di atasnya karena kalau susunannya lurus, gedung/rumah itu akan mudah roboh. Selain itu susunan batu batapun tidak boleh berurutan antara susunan di atasnya atau di bawahnya, tetapi selang-seling.

Batu bata tidak disusun lurus agar masing-masing batu bata dapat mendukung batu bata yang ada di atasnya, dan di sebelahnya. Mendukung dengan apa? Dengan gaya dorong dan gaya tekan yang dikeluarkan oleh masing-masing batu bata.
Seandainya susunan batu bata hanya ditumpuk berjajar, seragam atau asal tumpuk, maka tumpukan batu bata akan mudah goyah walau hanya disentuh sedikit saja. Jika disusun tanpa pola pun tumpukan batu bata juga tidak akan mampu tersusun tingginya lebih dari satu meter.



Read more...

Mengapa pada Kabel Listrik Tegangan Tinggi ada Bola-Bola ?

0 comments
Pernahkah kamu memperhatikan bentangan kabel listrik dengan bola-bola berwarna oranye yang tersusun di salah satu bentangan kabelnya? Kira-kira untuk apa ya, bola-bola itu diletakkan disana? Yuk kita cari tahu ...
Sebenarnya, bola-bola itu adalah bola-bola penanda untuk memperingatkan pilot pesawat atau helikopter agar tidak menabrak bentangan kabel listrik pada sutet. Kabel listrik yang terbentang itu akan terlihat sangat tipis jika dilihat dari angkasa sehingga para pilot sulit untuk melihatnya.

Nah kamu pasti bertanya-tanya, kenapa tidak semua kabel listrik bertegangan tinggi memiliki bola-bola? Kabel listrik yang memiliki bola-bola hanya kabel yang membentang di sekitar bandara atau tempat yang luas. Bola-bola berwarna oranye tersebut dipasang pada kabel paling atas (kabel penangkal petir).
Hhmm…kenapa diberi warna oranye ya? Bola-bola tersebut biasanya diberi warna oranye yang sangat mencolok, tetapi mereka juga bisa berwarna lain tergantung pada lingkungan. Dan bahkan bola-bola tersebut dapat berupa garis listrik yang ditandai dengan cahaya akibat medan listrik, atau dapat berupa seperti lampu berkedip.

Masih penasaran gak, kenapa sebagian besar penanda pada kabel listrik ini bentuknya bola? Jawabannya adalah karena bentuk bulat adalah bentuk yang terbaik bagi hambatan udara. Sehingga bila ada hembusan angin dari segala arah, maka tidak akan terlalu banyak mengalami goyangan.


Read more...

Monday, October 8, 2012

Mengapa Burung yang Hinggap di Kabel Listrik tidak Kesetrum ?

0 comments
Pernahkah kalian melihat burung yang sedang hinggap di atas kabel listrik? Pernahkah kalian berfikir, mengapa burung-burung tersebut tidak kesetrum walaupun kaki-kakinya menyentuh kabel bertegangan tinggi?

Bukan hanya burung, tupai pun tidak kesetrum walaupun bolak-balik melewati kabel bertegangan tinggi. Hhmm.. kira-kira apa ya, yang membuat burung dan tupai itu bisa kebal terhadap aliran listrik tersebut? Yuk kita cari tahu…
Sesuatu dapat terkena sengatan listrik apabila terjadi perbedaan tegangan. Sebagaimana air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, arus listrik mengalir dari tegangan tinggi ke tegangan rendah yang akan menimbulkan tegangan listrik.

Bumi atau tanah memiliki tegangan rendah. Hal ini menyebabkan listrik selalu mengalir ke bumi dari sumber tegangan melalui konektor (konduktor).

Jika kita kesetrum, itu berarti terjadi kontak antara tubuh kita sebagai konektor (konduktor) dengan sumber tegangan yang cukup tinggi sehingga menimbulkan arus melalui otot atau rambut kita.

Jika ada sesuatu yang memberi jalan antara kabel listrik dan tanah (misalnya tubuh kita), maka listrik akan mengalir melewatinya.

Pada saat burung hinggap di atas kabel listrik, mereka tidak akan kesetrum karena burung tersebut hanya hinggap pada sebuah kabel dan tidak menyebabkan terjadinya perubahan pada tegangan listrik kabel tersebut.

Kaki mereka tidak menyentuh kabel netral atau ground (tanah). Jadi tidak ada aliran listrik melewati tubuh burung sehingga burung tidak akan kesetrum.

Jika kita menyentuh kabel listrik seperti burung yang mencengkeram kabel, maka kita juga tidak akan kesetrum tentunya asalkan kaki kita tidak menyentuh tanah atau menggunakan alas kaki yang merupakan isolator (plastik, sandal karet, dan lain-lain).


Read more...

Sunday, September 30, 2012

Dilarang Membuka Jendela Saat Pesawat Mengudara

0 comments
Pesawat jet pribadi yang membawa Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Mitt Romney, melakukan pendaratan darurat di Denver, Amerika Serikat.

Pesawat ini bertolak dari Omaha menuju Los Angeles. Pendaratan dipicu oleh kemunculan asap dari kabin pesawat yang disebabkan korsleting lisrik. Tak ada korban luka dari peristiwa ini.

Namun Mitt Romney membuat pernyataan yang mengejutkan, ia mengeluhkan mengapa jendela pesawat tidak bisa dibuka agar penumpang bisa mendapatkan oksigen saat kebakaran terjadi. Menurutnya, hal ini membahayakan dan menyebabkan masalah serius.
Tentu saja penyataan tersebut langsung dijawab melalui penjelasan secara ilmiah. Jika berada di ketinggian, atmosfer terasa semakin tipis dan kadar oksigen semakin sedikit. Untuk itu, kabin pesawat harus diberi tekanan udara untuk mencegah penumpang kekurangan oksigen dan membuat suhu kabin lebih hangat.

Pada ketinggian 11.000 meter, suhu diluar pesawat turun menjadi minus 51 derajat Celcius. Kondisi itu tidak akan sanggup dihadapi manusia dan bisa menyebabkan kematian.
Tekanan di pesawat biasanya diperoleh dari udara yang dimampatkan, dihisap, dan dipanaskan oleh mesin turbin. Tekanan ini juga hanya bisa terjadi di ruangan yang kedap udara.

Jika jendela pesawat dibuka, maka kekedapan akan hilang karena udara yang sudah dimampatkan keluar melalui jendela. Hal tersebut bisa membuat kondisi dalam kabin sama seperti diluar, sangat dingin dan sedikit oksigen.


Read more...

Sunday, September 23, 2012

Manusia Bisa Berjalan di Atas Air

0 comments
Selama ini berjalan di atas air menjadi kisah penuh keajaiban yang hanya bisa dilakukan oleh berilmu tinggi. Sebutlah misalnya pendekar-pendekar wushu dengan ilmu meringankan tubuh, atau yang tercatat di kitab suci umat Kristen misalnya Nabi Isa, atau Yesus beberapa kali menunjukkan mukjizat ini.

Dari segi ilmiah, sebenarnya siapa pun bisa berjalan di atas air. Bagaimana caranya? Yang dibutuhkan hanyalah cairan non-Newtonian. Cairan ini bersifat membentuk kepadatan di atas cairan di bawahnya, sehingga benda yang ada di atasnya akan mengapung walau berat jenisnya lebih besar.
Cairan non-Newtonian bisa dengan mudah dibuat dari campuran tepung maizena dan air. Sebagai percobaan, isi mangkuk dengan air lalu tuang campuran tepung maizena tadi. Saat kita mendaratkan pukulan keras ke atasnya, ajaib... kita tidak bisa menembusnya. Namun, kalau pelan-pelan memasukan jari ke dalam mangkok, maka kita bisa menembus tanpa kesulitan.

Hal ini pernah diuji coba di Arthurs Middle School di Trenton, Michigan. Sekelompok siswa, guru, dan orang tua murid membawa tepung maizena dan mencampur ke atas air. Dilaporkan, ada sekitar 500 kg tepung dituang ke atas kolam. Setelah selesai, anak-anak bebas berlarian, menari, melompat tanpa tenggelam.
Eksperimen ini sempat populer di Amerika dan tampil di acara Ellen DeGeneres (host: Steve Spangler). Di studio disiapkan kolam kecil berisi larutan tepung maizena. Lalu seorang wanita dari penonton mencoba berjalan di atasnya. Luar biasa, ia tidak tenggelam.

Nah, mau mencoba? Jujur saya belum melakukan eksperimen serupa di atas kolam. Karena tak punya kolam renang dan butuh ratusan kilogram tepung maizena agar berhasil. Kalau kamu ada yang mau mencoba, jangan lupa kabari hasilnya, ya... :-)


Read more...

Wednesday, July 18, 2012

7 Hukum Alam Semesta

0 comments

1. Hukum Sebab Akibat
Hukum ini merupakan hukum kehidupan yang fundamental. Segala sesuatu yang terjadi pada diri kita memiliki sebab khusus. Pemikiran adalah sebab, dan kondisi adalah akibatnya. Maka apapun pemikiran yang Anda tebarkan akan berkulminasi pada suatu tindakan yang menimbulkan akibat. Inilah padanan mental dari hukum fisika Newton bahwa "setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sebanding dan berkebalikan", dan hukum ini berlaku dengan prinsip yang sama.

Karena hukum alam tidak bisa dipastikan, maka penting bagi Anda untuk mengingat apa yang Anda inginkan dan bukan apa yang tidak Anda inginkan. Kualitas berbagai hubungan, misalnya, merupakan hasil dari apa yang telah Anda tebarkan dalam hubungan-hubungan tersebut.

2. Hukum Daya Tarik
Apa yang secara dominan Anda pikirkan akan menarik orang-orang dan lingkungan yang harmonis dengan pikiran-pikiran itu ke dalam kehidupan (seperti yang dikatakan dalam Law of Attraction). Secara metafisik, makin besar vibrasi yang Anda keluarkan, makin besar daya tariknya. Proses ini mirip dengan Hukum Resonansi.

Anda selalu menarik semua hal yang Anda pikirkan, baik itu positif maupun negatif. Akal sehat senantiasa mengatakan apa yang sebaiknya Anda kerjakan, meskipun seringkali terdapat kesepakatan yang mencegah Anda untuk melakukannya.

3. Hukum Kreativitas
Di luar dua energi interaktif, yin dan yang, jantan dan betina, muncul energi yang ketiga. Terdapat pasokan ide yang melimpah ruah, yang siap untuk Anda ubah, dan seluruhnya secara dramatis akan mengembangkan potensi, kebahagiaan, dan sukses Anda. Segala hal yang tercipta di dunia ini adalah hasil interaksi kedua energi yang saling bertentangan, tapi saling melengkapi. blogbelajarpintar.blogspot.com. Keduanya berada dalam diri kita, tapi hanya akan efektif jika dimanfaatkan dan diseimbangkan.

4. Hukum Substitusi
Anda tidak bisa sekadar berhenti melakukan sesuatu. Keinginan kuat atau ketetapan hati sebesar apapun tidak akan tahan dengan kekosongan atau kevakuman yang terjadi terus- menerus. Untuk menghentikan suatu kebiasaan atau sikap, Anda mesti mencari penggantinya. Gantikan pemikiran tentang apa yang tidak Anda inginkan dengan pemikiran tentang apa yang Anda inginkan. Tidak ada sesuatu yang bisa menghilang sama sekali: sesuatu tersebut harus digantikan atau disalurkan ulang dengan substitusi.

5. Hukum Pelayanan
Berhentilah melayani orang lain dengan cara yang sebenarnya tidak Anda inginkan, karena imbalan yang Anda peroleh akan selalu sama dengan pelayanan Anda. Memberi perlakuan kepada orang lain di balik meja dengan cara yang sama dengan di depan meja, pada akhirnya akan berlangsung dengan prinsip yang sama. Anda akan selalu diimbali dengan proporsi yang persis sama dengan nilai dari layanan Anda kepada orang lain.

6. Hukum Penggunaan
Kekuatan alami apapun, bakat atau talenta, akan mengalami kemandekan jika tidak digunakan. Sebaliknya, akan menjadi semakin kuat jika makin sering dimanfaatkan. Ilustrasi yang sangat baik digambarkan dalam kisah seorang tua yang memperlihatkan kepada Rossetti, si pelukis terkenal, beberapa lukisan yang baru saja dibuatnya pada masa pensiun. Rossetti dengan sopan menjawab bahwa lukisan-lukisan itu biasa-biasa saja. Si lelaki tua kemudian memperlihatkan beberapa lukisan lain yang dibuat oleh seseorang yang lebih muda. Rossetti langsung memuji dan mengatakan bahwa di pelukis ini tentu sangat berbakat. Melihat orang tua itu memperlihatkan gejolak emosi, Rossetti pun bertanya apakah yang melukis itu anaknya. "Bukan. Itu lukisan saya sendiri sewaktu muda. Tapi saya tergoda untuk melakukan hal yang lain dan melupakan bakat melukis saya", jawab si lelaki tua. Bakat si lelaki tua telah melenyap. Manfaatkanlah, atau Anda akan kehilangan kekuatan alami itu.

7. Hukum Tujuh
Urut-urutan kejadian berjalan mengikuti Hukum Tujuh atau Hukum Oktaf. Saat not atau nada dasar dimainkan, setiap not diulang bunyinya beberapa kali dan kemudian menghilang intensitasnya. Hukum Tujuh berarti bahwa tidak ada kekuatan yang terus-menerus bekerja dengan arah yang sama. Setiap kekuatan bekerja dalam kurun waktu tertentu, kemudian menghilang intensitasnya, lalu berubah arah atau mengalami perubahan internal.

Tidak satu pun di alam ini yang berkembang mengikuti garis yang lurus. Dan demikian pula dengan kehidupan Anda. Tapi setelah Anda bisa menyesuaikan diri dengan prinsip-prinsip itu, Anda mengalir mengikuti arusnya, bukannya berlawanan.

Hukum Tujuh memperlihatkan bahwa tak ada satu pun kekuatan yang cuma berkembang ke satu arah, dan bahwa energi terus berkembang bahkan di tengah rintangan dan interval. Sebagaimana oktaf, segala sesuatu dalam kehidupan ini berjalan dengan vibrasi. Tanpa vibrasi takkan ada gerakan, dan dengan demikian tak ada aktivitas yang bisa berjalan dengan cara apa pun juga.
Read more...

Thursday, July 12, 2012

Alasan Mengapa Penggaris Dibuat 30 cm

0 comments
Kalau Anda pernah melihat penggaris yang dipakai di sekolah dasar dan menengah, kemungkinan besar penggaris itu panjangnya 30 cm. 30 cm itu lebih kurang sama dengan 12 inci atau 1 kaki (foot, ini satuan panjang ala Kerajaan Inggris).

Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 cm memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC).

30 cm lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.
Faktor 30 cm menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaianelektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala cm. Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala cm, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.

Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber),global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.

Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 m di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah. Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 cm, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7,5 m. Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 m lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali!

Padahal detektor di bawah tanah pada umumnya memerlukan konfirmasi (handshake) dengan komputer yang terletak di permukaan: apakah sinyal/informasi yang dikirimkan sudah sampai atau belum. Dengan pertimbangan itu, maka detektor di bawah tanah dirancang untuk menyimpan sementara data-data tumbukan/interaksi partikel dalam sebuah tempat penyimpanan sementara (buffermemory). Sehingga bila karena suatu sebab kiriman informasi dari bawah tanah ke permukaan terganggu, detektor di bawah tanah akan menerima kabar dari komputer di permukaan bahwa informasi yang dikirim belum diterima, dan bisa dikirimkan kembali.

Kok bicara fisika partikel eksperimen kedengarannya seperti teknik elektro atau instrumentasi! Ini semua karena kebutuhan: untuk membangun alat eksperimen fisika partikel diperlukan kerjsama antara fisikawan dengan insinyur: baik insinyur teknik tenaga listrik, teknik elektronika, teknik mesin, teknik pendinginan, teknik komputer, teknik sipil, dll. Tanpa kerjasama tersebut, tidaklah mungkin alat dan fasilitas eksperimen fisika partikel bisa dibangun.

Catatan: Penggunaan ukuran 30 cm untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.


Read more...

Sunday, July 8, 2012

10 Kesalahan Sains yang Sering Beredar

0 comments
Ada beberapa kesalahpahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di berbagai publik yang perlu untuk dikoreksi kebenarannya. Berikut ada kira-kira 10 miskonsepsi tentang sains yang beredar di masyarakat:

1. Water is blue, not just because of the sky
(air berwarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit) 


Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru “Hanya” karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.

Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.



2. Electricity does NOT travel at the speed of light
(elektrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)


Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.


3. Seasons are NOT the same length
(musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)


Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentrik, perbedaannya terasa besar.


4. You WON’T get a cold just from low temperature
(kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)


Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.


5. Saturn is NOT the only planet with rings
(Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)


Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.


6. Meteors are NOT hot when they land on Earth
(Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)


Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.


7. Clouds do NOT form because of the air’s temperature
(awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)


Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin 'menampung' lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.
8. People DID know earth was not flat before Columbus
(orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)


Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.
9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space
(Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)


Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.

Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.


10. There is NO 'dark side' of the Moon
(Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)


Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan membutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu 'siang' di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu 'malam' dan 'waktu siang' untuk bagian yang menghadap bumi.




Read more...

Sunday, July 1, 2012

Inilah Kota Seni dan Ilmu Pengetahuan

0 comments
City of Arts and Sciences (Kota Seni dan Ilmu Pengetahuan) adalah skala besar pusat rekreasi perkotaan untuk budaya dan ilmu pengetahuan di kota Valencia, Spanyol. Dirancang oleh arsitek Valencia Santiago Calatrava dan mulai dibuka pada bulan Juli 1996, ini merupakan contoh yang mengesankan dari arsitektur modern. Terletak di lahan kering sungai lama dari Turia, di tengah-tengah antara kota tua Valencia dan distrik pesisir Nazaret, Kota Seni dan Ilmu Pengetahuan meliputi area seluas 350.000 meter persegi.
Setelah bencana banjir pada tahun 1957, sungai dialihkan sepanjang kanal di sebelah selatan kota, dan dasar sungai yang mengering berubah menjadi sebuah taman cekung yang indah, yang merupakan Kota Seni dan Ilmu. Dikelilingi oleh aliran menarik dan genangan air, "kota" dan sekitarnya biasanya digunakan sebagai tempat santai untuk berjalan siang atau malam. Sehingga daerah ini menjadi tujuan wisata paling penting dan modern di kota Valencia.
Kompleks ini dirancang hampir seluruhnya oleh Valencia kelahiran Santiago Calatrava. L'Hemisfèric, planetarium, adalah elemen pertama yang akan dibuka untuk umum pada April 1998. Bangunan ini dimaksudkan untuk menyerupai mata raksasa dengan kelopak mata yang terbuka untuk mengakses kolam air sekitarnya. Dasar kolam adalah kaca, menciptakan ilusi mata secara keseluruhan. Menjadikan L'Hemisfèric sebagai pusat dari Kota Seni dan Ilmu Pengetahuan.

Museum Sains Felipe Principe, dibuka pada tahun 2000, menyerupai kerangka ikan paus. Bangunan ini terdiri dari tiga lantai. Sebagian besar lantai dasar diletakkan sebuah lapangan basket. Lantai pertama memiliki pemandangan indah dari Taman Turia yang mengelilinginya; lantai dua 'The Legacy of Science' adalah tempat para peneliti, lantai tiga yang dikenal sebagai 'Hutan Kromosom' yang menunjukkan urutan DNA manusia.

L'Oceanogràfic adalah sebuah taman oseanografi terbuka, akuarium oseanografi terbesar di Eropa dengan luas 110.000 meter persegi dan berisi 42 juta liter air. Dibangun dalam bentuk bunga bakung dan merupakan karya arsitek Félix Candela. Akuarium ini adalah rumah bagi lebih dari 500 spesies yang berbeda termasuk lumba-lumba, paus beluga, ikan hiu todak, ubur-ubur, bintang laut, bulu babi, singa laut, anjing laut, penguin, kura-kura, hiu, dan ikan pari. Tempat ini juga dihuni spesies burung lahan basah.

El Palau de les Arts Reina Sofia adalah sebuah rumah opera dan pusat seni pertunjukan, dan komponen besar terakhir dari Kota Seni dan Ilmu. Itu dibuka pada tanggal 9 Oktober 2005 ketika momen Valencian Community Day. Penggunaan Calatrava dari beton putih bersih dan fragmen Gaudiesque ubin yang hancur, menjadi sebuah konstruksi Valencia penting yang mengikat semua struktur bersama-sama secara keseluruhan.

Read more...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...