Pages

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label History. Show all posts
Showing posts with label History. Show all posts

Saturday, December 29, 2012

Menguak Kisah Si Selipar Jepun

0 comments
Orang Malaysia menyebutnya selipar jepun. Orang Australia memanggilanya thongs, di Amerika malah dibilang flip-flop. Yang lucu di Ceko, benda ini disebut zabky yang artinya kodok.

Padahal selipar jepun, flip-flop, atau berbagai sebutan berbeda di tiap negara menunjuk pada alas kaki sejuta umat: sandal jepit. Mungkin karena diduga asalnya dari Jepang maka disebut selipar jepun (selop Jepang).
Dari mana asal-muasal sandal jepit? Sebenarnya penggunaan sandal jepit sama tuanya dengan jaman batu. Sebagai perbandingan, lukisan pada gua dari periode akhir Paelotik sekitar 15.000 tahn lalu sudah menggambarkan sandal jepit. Demikian juga dari penemuan arkeolog pada makam-makam Mesir kuno sekitar 4.000 tahun Sebelum Masehi.

Bukti fisik tertua yang masih ada yakni sandal dari tali berbahan daun papirus peninggalan 1.500 SM, dan bisa dilihat di British Museum. Pada masa tersebut sandal dibuat dari berbagai bahan. Selain daun papirus, ada yang dari kulit mentah (suku Masai, Afrika), ada yang dari kayu seperti di India, serta jerami (di Cina dan Jepang).

Bentuknya memang beraneka ragam. Yang paling mendekati dengan bentuk sandal jepit seperti yang dikenal dewasa ini, mungkin berasal dari Jepang. The Nihon fuuzokushi jiten menggambarkan penggunaan Zori (bentuk sandal dengan tali model "V" di antara ibu jari kaki dan jari lainnya) dipakai secara luas pada periode Heian (794-1185). Anak-anak Jepang menggunakan sandal jenis ini untuk belajar berjalan.
Sandal dari jaman Mesir kuno di British Museum / awomansbridge.org
Flip-flop
Zori diperkenalkan ke masyarakat Amerika setelah Perang Dunia II ketika para tentara Sekutu membawa sandal jepit Jepang ini sebagai souvenir. Demikian juga saat Amerika menginvasi Korea di tahun 1950-an, mulailah muncul sandal jepit berbahan karet.

Mengapa disebut flip-flop? Karena saat dipakai berjalan di tanah atau pasir, begitu menjejakkan sandal seperti terdengar bunyi "flip". Lalu saat tumit kaki kita naik, sandal biasanya masih menempel di tanah. Begitu ada gerakan dari kaki yang memaksanya copot dari tanah, akan terdengar suara "flop".

Orang Amerika jatuh cinta dengan sandal jepit, para desainer merancang sandal yang lebih beraneka warna. Hasilnya, sandal jepit langsung menjadi "budaya pop" khususnya di California. Generasi muda yang suka bermain di pantai begitu menggandrungi sandal jepit, karena mudah dibawa saat mereka ingin berselancar. Itulah yang menjadi alasan flip-flop kerap disebut beach sandal.

Swallow yang populer

Tak ada data pasti kapan sandal jepit masuk ke Indonesia. Mungkinkah saat penjajahan Jepang? Yang jelas, sandal jepit di sini identik dengan merk Swallow. Karena itu banyak juga orang menyebutnya "sandal swallow".
Sandal swallow begitu booming sejak tahun 1960-an hingga akhir abad 20. Desainnya cukup sederhana, biasanya alas tempat kaki (bagian atas sandal) berwarna putih. Yang berwarna hanya tali dan karet bagian bawah.

Belakangan, ketika sandal flip-flop hasil rancangan desainer terkemuka dipakai para selebritas Hollywood, barulah sandal jepit di Indonesia ikut tampil dengan warna-warna cerah. Swallow tidak lagi memonopoli pasar sandal di negeri ini.

Untuk merk yang lebih bergengsi - karena impor, kita juga bisa menjumpai sandal jepit merk Havaianas. Merk yang satu ini asli buatan Brazil.


Read more...

Wednesday, December 26, 2012

Sejarah Unik 'Topi Toga' Topi Kelulusan

0 comments
Mengapa saat kelulusan memakai toga? Mengapa tali pada topi toga dipindahkan dari kiri ke kanan? Bagaimana asal-muasal toga?

Di Indonesia, secara umum kostum kelulusan disebut toga - berasal dari penyebutan untuk pakaian di jaman Romawi kuno. Pada masa tersebut, kaum intelektual kerap memakai kain panjang (kira-kira 6 meter) yang dibalut sedemikian rupa, sehingga membentuk kostum. Bedanya dengan pakaian biasa, toga tidak dijahit.
Di negeri barat, kostum kelulusan hanya disebut gown. Sementara topi berbentuk bujur sangkar disebut mortarboard. Ada juga yang menyebutnya 'graduate cap' dan 'black cap'.

Banyak peneliti meyakini mortarboard merupakan pengembangan dari biretta, yakni topi yang dikenakan oleh pendeta Katolik Roma. Biretta sendiri terinspirasi dari bahasa Italia "berretto" (berasal dari kata latin "birrus" dan Yunani "pyrros"). Di jaman Romawi sekitar abad 12 hingga 14, berretto sebagai ciri bagi kalangan pelajar akademik, seniman, dan humanis.

Walau demikian, paten mortarboard justru menjadi milik penemu dari Amerika Serikat, Edward O' Reilly dan imam Katolik, Joseph Durham di tahun 1950. Mungkin karena dibentuk bujursangkar, serta penambahan komponen seperti besi di dalam mortarboard sehingga lebih kokoh. Nyatanya, tak semua mortarboard dewasa ini memakai besi di dalamnya.

Sejak disahkannya paten tersebut, mortarboard dengan bentuk seperti yang kita lihat dewasa ini menjadi umum di seluas dunia. 

Penambahan komponen tali pada mortarboard pun diduga berasal dari tradisi orang Amerika. Di negara tersebut, semua jenis kelulusan dari tingkat sekolah dasar hingga SMA serta Universitas selalu memakai "gown" dan "mortarboard".

Bila di Indonesia hanya dikenal warna hitam, tidak demikian dengan Amerika Serikat. Di sana, setiap jurusan memiliki warna berbeda. Misalnya Engineering memakai warna oranye, Law (hukum) memakai warna ungu, dan sebagainya. Untuk lebih lengkapnya kamu bisa lihat di wikipedia.


Tassel

Tali pada mortarboard disebut juga dengan 'tassel'. Tidak semua tingkatan pendidikan di Amerika Serikat selalu memindahkan tassel dari kiri ke kanan, walau tassel menjadi aksesoris penting pada mortarboard. Misalnya, untuk mahasiswa pascasarjana (S2) selalu membiarkan tassel di sisi kiri.
Warna tassel pun banyak ragamnya. Pada tingkat Senior High (sebanding SMA) warna tassel terdiri dari tiga warna, salah satu menjadi warna sekolah tersebut (color identity). Lalu di tingkat sekolah tinggi, mahasiswa yang lulus dengan gelar cum laude mengenakan tassel berwarna emas.

Mengapa pada kebanyakan upacara kelulusan (wisuda) tassel sering dipindahkan dari sisi kiri ke sisi kanan? Banyak pendapat mengenai ini, tanpa ada dasar yang pasti.

Ada pendapat menyebutkan, pemindahan ini mengartikan bahwa seorang mahasiswa saat masih belajar di universitas selalu menggunakan otak kiri. Maka, setelah lulus pemindahan tassel ke sisi kanan dengan harapan saat terjun ke masyarakat, siswa tersebut juga menggunakan otak kanan.

Sementara pendapat lain - umum dipercaya masyarakat barat - menyebutkan ini hanya prosesi biasa. Ada perbedaan di sini, tassel awalnya menggantung di sisi kanan. Ini artinya siswa masih berstatus candidate (calon kelulusan), dan ketika dipindahkan ke sisi kiri artinya sudah graduate (lulus).

Ada juga pendapat yang mengatakan pemindahan tassel sebagai arti bahwa mahasiswa yang lulus telah siap menyongsong hidup baru.


Read more...

Friday, December 21, 2012

19 Desember, Hari Bersejarah yang Terlupakan

0 comments
Saat agresi Belanda kedua di Indonesia pada 19 Desember 1948, Indonesia dalam keadaan darurat karena Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dalam ancaman Belanda.

Lalu Soekarno-Hatta mengirimkan telegram yang kira-kira berbunyi:
"Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi, Belanda telah mulai serangannja atas Ibu-Kota Jogyakarta. Djika dalam keadaan Pemerintah tidak dapat mendjalankan kewadjibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra."

Sjafruddin Prawiranegara

Rasa nasionalisme Sjafruddin tumbuh saat mendengar berita bahwa tentara Belanda telah menduduki Ibu kota Yogyakarta dan menangkap sebagian besar pimpinan Pemerintahan Republik Indonesia.

Maka pada 19 Desember sore hari, Sjafruddin Prawiranegara mengambil inisiatif mengadakan rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok, Bukittinggi, Sumatera Barat. Dia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat.

Gubernur Sumatra Mr TM Hasan menyetujui usul itu, alasannya saat itu adalah pemerintahan kosong padahal untuk menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai Negara. Karena itu terbentuklah PDRI ( Pemerintahan Darurat Republik Indonesia).

Sejak itu PDRI menjadi musuh nomor satu Belanda. Tokoh-tokoh PDRI harus bergerak terus sambil menyamar untuk menghindari kejaran dan serangan Belanda.


Rumah PDRI / Arsip Antara
Mr. T.M Hasan yang menjabat sebagai Wakil Ketua PDRI, merangkap Menteri Dalam Negeri, Agama, Pendidikan dan Kebudayaan, menuturkannya bahwa rombongan mereka kerap tidur di hutan belukar, di pinggir sungai Batanghari, dan sangat kekurangan bahan makanan.

Mereka pun harus menggotong radio dan berbagai perlengkapan lain. Kondisi PDRI yang selalu bergerilya keluar masuk hutan itu diejek radio Belanda sebagai Pemerintah Dalam Rimba Indonesia.

Sesungguhnya, sebelum Soekarno dan Hatta menyerah, mereka sempat mengetik dua buah kawat. Pertama, memberi mandat kepada Menteri Kemakmuran Mr. Sjafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan darurat di Sumatra.

Kedua, jika ikhtiar Sjafruddin gagal, maka mandat diberikan kepada Mr. A.A.Maramis untuk mendirikan pemerintah dalam pengasingan di New Delhi, India.

Tetapi Sjafruddin sendiri tidak pernah menerima kawat itu. Berbulan-bulan kemudian barulah ia mengetahui tentang adanya mandat tersebut.

Menjelang pertengahan 1949, posisi Belanda makin terjepit. Dunia internasional mengecam agresi militer Belanda. Sedang di Indonesia,pasukannya tidak pernah berhasil berkuasa penuh. Ini memaksa Belanda menghadapi RI di meja perundingan.

Belanda memilih berunding dengan utusan Soekarno-Hatta yang ketika itu statusnya tawanan. Perundingan itu menghasilkan Perjanjian Roem-Royen.

Hal ini membuat para tokoh PDRI tidak senang. Jendral Sudirman mengirimkan kawat kepada Sjafruddin, mempertanyakan kelayakan para tahanan maju ke meja perundingan.

Kemudian Bung Hatta terbang ke Aceh untuk menemui Sjarfruddin. Namun karena Sjarifudin berada di Sumatera Tengah, tentu saja usaha Hatta sia-sia. Untuk itu dikirimlah Natsir, Leimena, dan Dr. Halim ke Sumatera Tengah. Mereka melakukan perjalanan kaki sekitar 15 km hingga akhirnya berhasil menemui Sjafruddin.

Perjanjian Roem-Royen

Setelah pemerintahan darurat mendengar bahwa pemimpin2 di Bangka mengadakan perundingan dengan Belanda tanpa membuat hubungan terlebih dahulu dengan PDRI, pihak PDRI merasa amat kecewa, karena menurut mereka berunding dengan pemimpin yang berada dalam tawanan, pihak Belanda dapat memaksakan kemauannya.
PDRI juga tidak menyetujui hasil persetujuan Roem-Royen karena tidak seimbang dengan kekuatan pejuang yang melakukan gerilya. 
Namun akhirnya Sjafruddin atas nama PDRI menyetujui perundingan Roem Royen karena ingin menghindari perpecahan dalam usaha perjuangan.
Setelah begerilya, akhirnya Sjafruddin menyerahkan kembali mandatnya pada Presiden Soekarno pada 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Itulah berakhirnya pejalanan pemerintah darurat selama delapan bulan. 

Setelah menyerahkan mandatnya kembali kepada Presiden Soekarno, Sjafruddin Prawiranegara mendapat jabatan baru sebagai menjadi Menteri Keuangan pada Maret 1950.

Terhitung dari Kepres 28 Tahun 2006, maka ditetapkan tanggal 19 Desember sebagai hari Bela Negara. Pada tanggal itulah awal sejarah penetapan hari di mana Soekarno melalui mandatnya menyerahkan kepada Sjafruddin Prawiranegara sebagai Ketua PDRI yang berpusat di Bukittinggi.


Read more...

Wednesday, December 19, 2012

Titik Terang Air Bah dan Bahtera Nabi Nuh

0 comments
Cerita Nabi Nuh dan banjir besar merupakan kisah paling terkenal yang bersumber dari kitab suci agama-agama samawi. Bukan itu saja, mitologi dari berbagai suku tua dunia juga menceritakan turun-temurun soal air bah tersebut.

Kutipan dari kitab suci misalnya:

Ketika dilihat Tuhan bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, ...... Berfirmanlah Tuhan, "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan.... (Kejadian 6: 5-8)

Maka mereka mendustakan Nuh , kemudian kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).(QS. Al-A’raf: 64).

Serta mitos lainnya:
Pada Zaman Perunggu manusia, Zeus berniat mengirim sebuah banjir besar untuk memusnahkan manusia. Zeus menurunkan hujan tiada henti dari langit dan Poseiodon menumpahkan air laut ke daratan (Mitologi Yunani).

Dewa Enki memperingatkan Ziusudra, Raja Shuruppak, tentang keputusan para dewata untuk menghancurkan umat manusia dalam sebuah air bah. Enki memerintahkan Ziusudra membangun sebuah kapal besar (Mitologi Sumeria)

Namun, kebenaran kitab suci harus dibuktikan secara sains agar umat percaya mereka meyakini iman yang benar. Bagaimana hasilnya?

Arkeolog air Robert Ballard, yang menemukan Titanic, mengklaim bahwa tim peneliti telah menemukan bukti yang menunjukkan banjir mahabesar didasarkan pada peristiwa nyata.

Ballard menceritakan bagaimana ia menyelidiki sebuah teori kontroversial yang diajukan oleh dua ilmuwan dari Universitas Columbia tentang adanya banjir besar di wilayah Laut Hitam. Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, ia mengatakan, sekitar 12 ribu tahun lalu, sebagian besar wilayah dunia tertutup oleh es. Sedangkan Laut Hitam adalah danau air tawar yang dikelilingi lahan pertanian pada saat itu.

Namun, saat gletser mulai mencair pada periode pemanasan bumi pada 5.600 SM, air tersebut segera memenuhi lautan di dunia. Menurut Ballard, peristiwa inilah yang kemudian menyebabkan banjir di seluruh dunia. Air mengalir melalui Selat Bosporus dari Turki menuju Laut Hitam.

Penelitiannya mengikuti sebuah studi yang dilakukan oleh William Ryan dan Walter Pitman pada 1997 lalu. Mereka menggambarkan bukti arkeologi dan antropologi bahwa banjir besar itu terjadi selama 300 hari tanpa henti dengan 10 mil kubik air dituangkan setiap hari.

Dalam laporan penelitian tertulis, lebih dari 60 ribu mil persegi tanah telah tergenang. Sedangkan air naik ratusan meter sehingga memicu hewan bermigrasi massal di seluruh Eropa. Mereka mengklaim bahwa kekuatan air sebesar 200 kali dari air terjun Niagara, yang menyapu seluruh permukaan daratan. Inilah yang mengakibatkan Laut Hitam, yang semula berupa danau air tawar yang dikelilingi lahan pertanian, menjadi air asin.

Tim menemukan sebuah pantai kuno yang dipercaya bahwa peristiwa itu memang terjadi. "Kami pergi ke sana untuk mencari banjir," ujar Ballard. Ia meyakininya dengan bukti perhitungan karbon dari cangkang yang ditemukan sepanjang garis pantai, yaitu 400 meter di bawah permukaan. Cangkang tersebut ternyata berumur 5.000 tahun SM.

Tim Ballard juga menemukan sebuah kapal karam kuno serta gerabah kuno. Meskipun ia tidak berpikir akan menemukan Bahtera Nuh, tetapi ia yakin bisa menemukan bukti dari sebuah komunitas kuno yang hanyut akibat banjir mahadahsyat itu.

Jadi banjir di jaman Nabi Nuh merupakan banjir lokal atau banjir global seluas bumi? Perbantahan akan pertanyaan dari berbagai pihak akan terjawab seraya menunggu berbagai bukti terbaru soal ini.



Read more...

Saturday, December 15, 2012

Asal Muasal Orang Gyspy

0 comments
Kaum Gypsy selalu mendapat stigma negatif di dunia barat. Kehidupan mereka yang nomaden, kedekatan dengan ilmu sihir, beberapa tradisi yang aneh, misalnya ada anggapan bahwa seorang gypsy diperbolehkan mencuri dari orang kaya (jadi sumber kebencian bagi banyak pemerintahan).

Misalnya saja Prancis terkenal paling getol mengusir keberadaan kaum gypsy. Pada tahun 2010 silam Pemerintah Prancis menghancurkan 51 kamp ilegal Gypsy. Mereka semua diusir karena dipandang sebagai 'aib' oleh pejabat Uni Eropa.

Gypsy (atau Gipsi, Gipsy, Gypsi, Gitanos, Zigeuner, Tsigani, Cigány) adalah istilah yang menjuk pada Orang Rom (jamak roma), artinya "pria" dalam bahasa mereka, adalah istilah yang digunakan oleh kebanyakan orang Rom untuk menyebut diri mereka. Beberapa kelompok berbahasa Romani dikenal dengan nama-nama lain, misalnya orang Sinti.

Orang Rom masih dianggap sebagai kelompok yang nomaden, meskipun faktanya mereka sekarang telah tinggal dalam rumah permanen. Penyebaran orang Rom begitu luas tidak hanya di sebelah Selatan dan sebelah Timur Eropa, melainkan juga di benua Amerika dan di Timur Tengah.

Bahasa, kebudayaan, dan nenek moyang orang Rom bisa ditelusuri ke India bagian utara kira-kira 1.000 tahun yang silam. Bahasa mereka, selain beberapa kata yang ditambahkan pada masa-masa selanjutnya, tidak diragukan berasal dari India. Alasan mereka meninggalkan India kurang jelas. Beberapa pakar percaya bahwa nenek moyang mereka bisa jadi adalah perajin dan penghibur yang bergabung dengan pasukan prajurit yang meninggalkan tanah airnya setelah konflik-konflik militer. Apa pun alasannya, orang Rom tiba di Eropa sebelum tahun 1300 M melalui Persia dan Turki.

Kajian para peneliti terhadap asal muasal gypsy yang mengarah dari nenek moyang mereka di India terus dilakukan guna mencari bukti otentik. Temuan terbaru yang dilakukan oleh Pusat Biologi Seluler dan Molekuler (CCMB) menghasilkan data ilmiah bahwa memang benar kaum gypsy dari India.

"Kami telah membandingkan data phylogeographical seluruh dunia untuk haplotype India H1a1a dengan Roma dan menyimpulkan bahwa suku asli ini berasal dari populasi di bagian Barat Laut India. secara tradisional mereka disebut sebagai Doma dan juga dikenal sebagai kaum Dalit yang menjadi leluhur kemungkinan besar modern Eropa Roma," papar Kumarasamy Thangaraj dari CCMB.

Orang-orang Rom adalah kelompok etnis yang mayoritas terkonsentrasi di Eropa, terutama Eropa Tengah dan Timur. Diyakini, mereka telah bermigrasi dari India Barat Laut sekitar 1.000 tahun yang lalu.


Mengapa mereka memilih hidup dalam karavan?
Karena terkait dengan kultural sebagai kaum nomaden menjadikan orang Gypsy memilih hidup di karavan. Mereka tak pernah menetap lama di satu tempat. Kebiasaan ini agar memudahkan saat berpindah. Biasanya satu karavan paling tidak bisa menampung 4 hingga 5 orang. Walau belakangan, tak semua orang Gypsy pasti tinggal di karavan. Sudah banyak juga yang tinggal menetap.


Sihir Gypsy
Banyak legenda dan mitos seputar dunia sihir pada kaum Gypsy. Dipercaya bahwa perkembangan penyihir wanita di daratan Eropa (witchcraft, witch) terkait dengan kepercayaan kaum Gypsi

Beberapa orang Gypsy terlahir sebagai Shuvani - penyihir tingkat tinggi.Shuvani lebih kuat daripada Gypsy lainnya. Contoh-contoh kekuatan seorang Shuvani misalnya:

Spell Casting: Kemampuan untuk merapalkan mantra dan melakukan ritual.
Potion Making: Kemampuan untuk meracik ramuan sihir.
Scrying: Kemampuan untuk mencari seseorang atau benda dengan menggunakan bola kristal
Divination (ramalan): Kemampuan untuk memprediksi masa depan. Gypsy memiliki hubungan yang sangat kuat untuk meramal melalui berbagai cara. Kartu tarot dan ramalan tangan dipercaya berkembang pesat karena mereka.
Mediumship: Kemampuan untuk melihat roh orang yang meninggal. Orang Gypsy menyebut penampakan tersebut sebagai 'Mulo', yang dipandang sebagai pertanda atau peringatan.



Read more...

Saturday, December 1, 2012

7 Kuil Menakjubkan Jainisme di India

0 comments
Jainisme (Jainism / Jain) adalah agama tua di India yang asal-muasalnya bersisian dengan Hindu. Beberapa kemiripan ajaran Jainisme dan Hindu menimbulkan anggapan kalau agama ini salah satu sekte dari Hindu.

Perbedaan mendasar antara Jainism dan Hindu terlihat pada Astika dan Nastika. Sekolah-sekolah di India dibedakan atas 2 prinsip tersebut. Yang memegang prinsip Astika maka menerima otoritas Weda sebagai kitab suci serta melibatkan kepercayaan Brahmani. Nyaya, Mimamsa, dan Yoga termasuk ajaran-ajaran berdasar Astika, dan berarti golongan Hindu.

Sementara sekolah yang berprinsip Nastika menolak Weda dan kitab-kitab yang dipakai oleh pemeluk Hindu. Jainisme lebih mendasarkan kepercayaan mereka yang anti kekerasan.

Mahatma Gandhi merupakan tokoh besar yang banyak mengadopsi ajaran-ajaran Jainsime seperti: Ahimsa (anti kekerasan), Satya (kejujuran), Asteya (tidak mencuri), Brahmacharya (kontrol pikiran), dan Aparigraha (tidak mengejar harta duniawi). Namun, tak ada bukti kongkrit apakah Gandhi pemeluk Jainisme atau Hindu.

Saat ini tercatat ada sekitar 4,2 juta pemeluk Jainisme di India saja. Walau termasuk agama minoritas, mereka memiliki banyak kuil indah seperti terlihat di bawah ini:

1. Lal Mandir
Shri Digambar Jain Lal Mandir merupakan kuil tertua Jainisme di India. Dibangun tahun 1526, lalu mengalami banyak perkembangan terutama sejak abad 19. Kuil ini dari material batu pasir merah.


2. Sonagiri
Kuil Sonagiri terletak di puncak bukit kota Sonagiri (arti: puncak emas). Para peziarah dan wisatawan yang berkunjung diwajibkan menaiki 300 anak tangga dengan kaki telanjang.


3. Khajuraho Jain
Desa Khajuraho merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di India. Di desa ini banyak terdapat kuil untuk pemeluk Hindu dan Jainisme yang sudah berdiri sejak tahun 950 hingga 1.150 M. 


4. Gomateshwara
Di puncak bukit kota Shravanabelagola terdapat patung Gomateshwara, ia adalah anak kedua dari Dewa Adinatha, yang pertama dari 24 orang di bumi yang 'dicerahkan' (Tirthankara). Tingginya 17,38 m, dibuat sekitar tahun 983 M oleh Chavundaraya, menteri dari Kerajaan Gangga. 

Setiap 12 tahun sekali diselenggarakan festival Mahamastakabhisheka di tempat ini. Yakni memandikan patung Gomateshwara dengan susu, kunyit, dan koin emas.


5. Dilwara

Kompleks kuil Dilwara begitu indah karena terbuat dari marmer. Ukirannya begitu detil dan terlihat di langit-langit, pintu, serta pilar kuil. Ada 5 kuil Jain di sini, masing-masing dengan identitas yang unik dan dinamai desa kecil di mana ia berada. Semua candi dibangun oleh dinasti Chalukya antara abad 11 dan 13.


6. Palitana

Kota Palitana adalah pusat ziarah utama bagi pemeluk Jain. Candi-candi dari Palitana dianggap tempat ziarah paling suci dalam Jainisme. Ada ratusan candi Jain terletak di Gunung suci Shatrunjaya, indah terukir dengan marmer. Dibangun oleh generasi pemeluk Jain selama 900 tahun, sejak abad ke-11.


7. Ranakpur

Didedikasikan untuk Adinatha, Kuil Jain di Ranakpur ini tampak megah berada di lereng bukit. Terdapat lebih dari 1.444 pilar marmer di kuil ini, dan semuanya diukir sangat indah.
Pembangunan candi ini melambangkan penaklukan Tirthankara dari empat arah mata angin. Masih banyak perdebatan soal waktu pembangunan Ranakpur, tapi mungkin dibangun antara abad 14 dan pertengahan 15 M.


Read more...

Tuesday, November 27, 2012

Mengapa Planet Kita Disebut 'Bumi' ?

0 comments
Bagaimana cara planet yang kita tinggali dinamakan 'Bumi' ? Pertama, penting untuk memahami bahwa setiap bahasa hampir memiliki nama sendiri untuk planet ini. Misalnya disebut 'terra' dalam bahasa Portugis, 'dunya' dalam bahasa Turki, atau 'aarde' dalam bahasa Belanda. Namun, apa pun bahasanya, semua kata tersebut memiliki arti yang sama, yakni: tanah.
Kita ambil contoh, bahasa Inggris modern menyebut planet kita dengan 'Earth' dan ini tentu ada kemiripan bunyi dengan 'aarde' dalam bahasa Belanda, atau 'Erde' dalam bahasa Jerman. Karena nenek moyang mereka berasal dari rumpun yang sama yakni Anglo-Saxon (Inggris-Jerman) maka semua kata itu mengartikan 'tanah'.

Sekadar catatan, dalam bahasa Inggris lama, bumi disebut 'EOR (th) e' atau 'ertha'.
Nah, bagaimana dengan Bahasa Indonesia, mengapa disebut 'bumi' ? Kata 'bumi' diambil dari bahasa Sanskerta: bumi atau bhumi, dan kata ini pun mengartikan: tanah.
Fakta menarik
Ada sedikit fakta menarik soal planet bumi. Seperti kita ketahui, semua nama planet di tata surya (Merkurius, Mars, Jupiter, dan selanjutnya) diberi nama sesuai mitologi Yunani. Setiap planet tersebut memiliki dewanya masing-masing. Mars adalah dewa perang, Jupiter adalah raja para dewa, ia juga menjadi dewa langit dan petir. Demikian seterusnya.

Nah, bumi menjadi satu-satunya planet yang tidak mempunyai padanan dewa dalam mitologi tersebut. Alasannya adalah, penciptaan bumi memiliki kisah sendiri yang berhubungan dengan Gaia (goddes of earth - bunda bumi).

Kembali ke asal-usul kata 'bumi' dalam bahasa kita, mungkin ada yang bertanya, "Bila bumi diambil dari bahasa Sanskrit, bagaimana dengan kata 'dunia', dari mana asalnya?" Untuk menjawabnya, coba perhatikan lagi paragraf awal maka kamu akan mengerti etimologi dari kata 'dunia'.


Read more...

Monday, November 19, 2012

'Sangaku' Cara Hitung Matematika Tradisi Jepang

0 comments
Berbicara tentang matematika, Jepang punya tradisi sendiri yang tidak terpengaruh perkembangan matematika di Arab atau pun Barat.

Maka ketika dunia Arab melahirkan Musa al-Khawarizmi, lalu munculnya ilmuwan di negeri Barat Sir Isaac Newton, Gottfried Wilhelm Leibniz, dan lainnya sekitar abad ke-17, Jepang punya cara sendiri menjawab pertanyaan kompleks tentang geometri.
Sebagai bangsa yang dikenal religius, matematika Jepang menjadi karya seni berupa tablet kayu berukir yang disebut Sangaku dan jadi penghias dinding kuil Shinto atau Buddha. Banyak dipakai sebagai persembahan untuk dewa di zaman Edo, awal abad ke-17 sampai tahun 1857.

"Tablet Sangaku mungkin yang paling unik di antara kreasi budaya dunia. Ia sekaligus adalah obyek seni, persembahan reliji, dan catatan yang bisa kita sebut sebagai matematikanya rakyat," kata Tony Rothman dari University of Princenton.

Dia menambahkan Sangaku adalah peninggalan budaya yang layak dipertahankan dan dilindungi. "Ini mungkin hanya teka-teki silang versi Jepang era feodal, namun fungsinya menjaga pikiran mereka tetap tajam."

Tujuan dari sangaku ada tiga: memamerkan prestasi matematika, rasa syukur kepada Buddha dan Dewa, dan persembahan agar mereka dianugerahi pengetahuan matematika yang lebih.


Terlupakan dan Pelestarian
Saat Jepang mulai membuka diri, Sangaku nyaris terlupakan. Bahkan, Fukugawa, guru SMA di Jepang bergelar doktor dalam bidang matematika mengaku, dulu ia menyangka mempelajari tablet kuno sangaku adalah hal yang sia-sia.

"Sampai suatu ketika rekanku, seorang sejarawan meminta bantuan menerjemahkan sebuah buku tentang subyek itu. Barulah aku menyadari matematikawan Edo telah menuntaskan problem sulit tanpa alat bantu yang kita miliki saat ini,"kata dia. "Sejak itu aku jatuh cinta pada sangaku." Dia ingin mempertahankannya eksistensi peninggalan leluhurnya itu.

Kakek 63 tahun tersebut membantu penelitian Rothman. Meski keduanya saling terpisah ribuan kilometer dan tak pernah bertatap muka langsung. Untung, bahasa matematika adalah universal.

Selain terlibat penelitian, Fukugawa mengaku, selalu mencari cara mengajarkan sangaku pada murid-muridnya. Namun harus hati-hati agar tak justru menimbulkan masalah matematika baru. Sebab, "harus diingat bahwa Sangaku diciptakan dan ditampilkan terutama untuk kesenangan."

Seperti halnya sejumlah orang di masa itu yang hobi membuat puisi Jepang atau haiku dan kesenian lain. "Ada beberapa orang menikmati matematika, dan melihat sesuatu yang indah di dalamnya."

Matematika sudah mengakar, menjadi tradisi di Negeri Sakura. Maka tak mengherankan bahwa sudoku yang dimainkan orang saat ini, pertama kali populer di Jepang, sebelum menyebar menyeberangi lautan ke seluruh dunia.


Read more...

Monday, November 5, 2012

Mengapa Gaun Pengantin Berwarna Putih ?

0 comments
Pasangan yang berencana menikah biasanya akan diberi pilihan jadi pengantin gaya modern atau tradisional. Bila busana pengantin tradisional memiliki bermacam warna cerah, tidak demikian dengan gaya modern. Busana pengantin modern sesungguhnya berasal dari barat, selalu mengacu pada warna putih.

Mengapa selalu putih, mengapa tidak pink misalnya yang lebih melambangkan romantisme? Sebelum tahun 1800-an di beberapa daerah Eropa sebenarnya tidak mengakui warna putih dalam perkawinan. Misalnya saja ketika Ratu Mary dari Skotlandia menikah, ia mengenakan gaun warna putih dan keputusannya ini dipandang buruk oleh banyak orang. Mengapa? Karena warna putih dipandang sebagai warna untuk pakaian berkabung.
Ratu Victoria - Pangeran Albert
Bagaimanapun, beberapa tahun kemudian warna putih gaun pengantin dipilih lagi oleh Ratu Victoria saat menikahi Albert dari Saxe-Colburg. Publikasi yang bagus oleh fotografer yang mengabadikan acara pernikahan ini dan didukung "propaganda" soal pilihan Victoria akhirnya membuat gaun putih diterima masyarakat.

Dalam buku Godey's Ladys tahun 1849, tertulis soal keputusan Victoria: "Gaun telah dipilih dari warisan abad sebelumnya, bahwa warna putih ternyata yang paling cocok. Ini sebagai simbol kemurnian dan kepolosan perempuan, serta sebagai tanda hati yang suci sampai akhirnya diserahkan pada pria yang terpilih."

Apalagi berkembang anggapan bahwa gaun putih melambangkan kemakmuran. Di awal abad 20, hanya wanita dari golongan ekonomi mampu yang bisa memakai gaun putih di hari pernikahan. Di pedesaan dan bagi kaum ekonomi lemah masih banyak dijumpai gaun pengantin dengan warna selain putih.

Revolusi industri semakin membantu propaganda pemakaian gaun pengantin warna putih. Sebegitu populernya hingga Jurnal Ladies Home mengklaim: "Sejak jaman dulu gaun pengantin memang berwarna putih." Tentu saja pernyataan ini salah. Toh, saat itu semua orang seolah menyetujui sehingga warna putih diputuskan sebagai warna perkawinan. Terutama dalam pandangan produsen fashion. Coco Chanel boleh jadi yang punya kekuatan dalam merubah tren fashion saat itu. Peluncuruan gaun pengantin pendek di tahun 1920 (yang tentu berwarna putih) jadi acuan busana pengantin di dunia.

Dunia dalam konteks ini tentu saja dunia barat. Kekuasaan mereka yang menjajah banyak negara mulai dari Afrika hingga Asia semakin mengukuhkan gaun pengantin warna putih. Hingga sekarang pun warna ini tetap dipandang sebagai pilihan paling elegan bagi perempuan-perempuan yang ingin menikah.

Untungnya, negara dengan banyak suku seperti Indonesia memiliki pakaian adat yang tetap mendapat tempat 'istimewa' bagi pasangan yang ingin menikah. Sehingga "gaun pengantin tradisional" yang berwarna-warni bisa menjadi pilihan sekaligus melestarikan budaya nenek moyang, bukan?


Read more...

Sunday, November 4, 2012

Benarkah Ikan Menjadi Makhluk Pertama yang Terbang di Bumi ?

0 comments
Persepsi bahwa burung merupakan hewan pertama yang bisa terbang sepertinya harus dirubah karena ada penemuan terbaru yang mengungkap bahwa ikan adalah hewan yang pertama terbang di muka bumi.

Ikan tertua di dunia terbang meluncur di atas lautan dalam upaya untuk menghindari predator pada 240 juta tahun lalu, itulah yang diklaim oleh paleontologis asal China. Fosil di koleksi museum Cina telah memberikan gambaran bahwa ikan terbang ada jauh lebih awal dari yang diperkirakan peneliti sebelumnya.
Tidak ada spesimen ikan terbang modern yang diketahui lebih tua dari sekitar 65 juta tahun lalu, tetapi ada fosil yang telah ditemukan mengungkapkan ada spesimen kuno yang berkemampuan yang sama jauh lebih awal.

Spesies itu dinamakan Potanichthys xingyiensis, spesimen ini diperkirakan hidup selama periode Trias Tengah antara 235 juta dan 242 juta tahun lalu, yaitu sekitar 50 juta tahun sebelum munculnya dinosaurus di era Jurassic.

Spesies ini ternyata 27 juta tahun lebih tua dari pemegang rekor spesies terbang sebelumnya, satu spesies yang ditemukan di Eropa, menurut studi yang diterbitkan beberapa hari yang lalu di jurnal Proceedings of the Royal Society B.
Para ilmuwan percaya bahwa ikan terbang ini menggunakan kemampuan terbangnya untuk melarikan diri dari serangan predator.

Ikan terbang kuno ini melayang di udara melarikan diri dari kejaran predator seperti lumba-lumba, cumi-cumi dan ikan yang lebih besar.

Spesimen baru yang sudah diberi nama ini digambar ulang setelah peneliti menganalisis fosil yang digali di selatan-barat Cina pada tahun 2009, sepert yang dilansir LiveScience.
Ikan terbang Potanichthys xingyiensis memiliki panjang hanya 15 cm dan memiliki empat ‘sayap’, terdiri dari dua sayap besar, sirip dada yang diadaptasi dan sepasang sayap kecil di panggul.

Terdapat ekor besar bercabang pada bagian belakang tubuhnya yang digunakan untuk berenang di dalam air.


Read more...

Tuesday, October 30, 2012

Pembuktian Patung Misteri di Easter Island bisa 'Berjalan'

0 comments
Deretan 1.000 moai, patung batu raksasa berusia 400 tahun di sepanjang garis pantai Easter Island, atau Pulau Paskah, telah lama memukau manusia.

Patung ini menjadi misteri karena tidak diketahui asal usul dan siapa yang membangunnya. Sebagian orang bahkan menyatakan eksistensinya adalah bukti pengaruh alien atau mahluk ekstrateresterial.

Sebuah teori baru kini muncul, bahwa patung-patung besar seberat 74 ton dan tinggi sekira 10 meter bisa "berjalan". Klaim kontroversial terbaru ini menjelaskan bagaimana karya Megalitikum itu berada di posisinya saat ini.

Itu sekaligus membantah teori sebelumnya yang menduga adalah penduduk yang tinggal di Easter Island sekitar 800 tahun lalu, yang disebut Rapa Nui, yang membaringkan patung itu dan menggelindingkannya, dengan bantuan balok kayu.
Akibatnya, terjadi eksploitasi berlebihan Pulau Rhe. Konon, masyarakat Rapa Nui menggunduli hutan di sana demi memenuhi obsesi mereka mendirikan patung megah para leluhur.

Kembali ke teori baru, diduga para pemahat sedemikian rupa merancang patung-patung itu sehingga bisa berjalan. Moai diduga digerakkan dengan cara menggoyang sisi sampingnya, ke kanan dan kiri, menggunakan tali. Mirip dengan cara manusia modern memindahkan kulkas ke sudut dapur.

Seperti dimuat Nature, Carl Lipo, arkeolog dari California State University, Long Beach menyaakan bukti-bukti arkeologis yang ada tidak mendukung hipotesa adanya eksploitasi berlebihan di atas.

Di sisi lain, ada banyak moai rusak di sepanjang jalan, yang diduga jatuh dan sengaja ditinggalkan, yang menguatkan bukti bahwa mereka dipindahkan ke seluruh pulau secara vertikal.

Profesor Lipo dan Terry Hunt, arkeolog dari University of Hawaii, Honolulu, lalu menguji hipotesisnya dengan menggunakan model beton yang ukurannya sama dengan patung yang asli.
Dengan bantuan tenaga dari 18 anggota tim, mereka berusaha menggerakkan patung setinggi 10 kaki atau sekitar 3 meter dengan cara menariknya menggunakan tiga tambang.

Satu tambang diikatkan di belakang patung untuk mencegahnya jatuh dengan posisi muka membentur tanah. Dua lainnya di masing-masing sisi. Percobaan itu berhasil.

Kurang dari satu jam, tim berhasil membuat replika moai itu berjalan sejauh 100 m. Berdasarkan temuan Profesor Lipo, hanya dibutuhkan sejumlah kecil pekerja untuk secara efisien memindahkan patung itu.


Berikut ini videonya:



Lipo menambahkan desain moai memang dibuat agar ia bisa berjalan. "Sangat keren, bukti kemampuan rekayasa Rapa Nui," kata dia.
Namun, tak semua ahli meyakini teori yang diajukan Lipo. Salah satunya, Jo Anne Van Tilburg, Direktur Easter Island Statue Project di University of California, Los Angeles. Ia mengatakan aksi tersebut tak bisa diterima sebagai percobaan ilmiah.

Sebab, bentuk model yang digunakan bukan replika akurat moai. Sebelumnya, timnya mengajukan hipotesis bahwa moai dipindahkan secara horisontal dengan bantuan kayu.



source : http://www.apakabardunia.com/
Read more...

Monday, October 1, 2012

Asal-Usul Festifal Kue Bulan / Mid Autumn Festival (中秋节)

0 comments
Mudik besar-besaran sedang terjadi di Cina beberapa hari ini. Masyarakat sedang merayakan Festival Kue Bulan.

Festival Kue Bulan (Moon Cake) atau dalam bahasa Hokkian disebut "Gwee Oia" atau "Tiong Chiu Pia" dikenal juga sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur (Mid Autumn Festival - dalam bahasa Mandarin: Zhong Qiu Jie (
中秋节)).
Festival ini merupakan hari suka cita keluarga Cina yang dilambangkan dengan kehadiran bulan purnama penuh. Biasanya pada momen ini saat tepat berkumpul bersama keluarga.

Festival Zhong Qiu Jie jatuh pada tanggal 15 bulan ke-8 berdasarkan perhitungan kalender lunar China (Imlek).

Ini adalah masa di mana bulan paling dekat dengan Bumi, berdampingan dengan bats langit dan bersinar kemerahan, melambangkan bersatunya antara pria (matahari) dan perempuan (bulan), seperti Yin dan Yang dalam tradisi China.
Tradisi Kue Bulan pertama kali muncul pada masa dinasti Xia dan Dinasti Shang. Ini adalah tradisi ritual masyarakat China Kuno yang bersifat ritual, namum perayaan tradisi tersebut baru populer ketika masa Dinasti Tang.


Asal-usul
Festival Zhong Qiu Jie berasal dari latar budaya agraris di Cina. Datangnya musim gugur merupakan akhir masa panen, sehingga para petani memohon pada Dewa Bumi agar diberi musim yang baik di musim mendatang. Sekaligus menjadi ucapan syukur atas hasil panen yang telah dialami.

Namun, ada legenda yang berkembang mengenai perayaan ini. Alkisah, dulu ada 10 matahari di atas langit. Bumi sangat panas, manusia hidup menderita karena kekeringan. Muncullah seorang pemanah hebat, Hou Yi yang akhirnya berhasil memanah 9 matahari dan menyisakan 1 saja. Semenjak itu Hou Yi dikenal sebagai pahlawan dan kemudian menjadi Raja di China.
Suatu hari Hou Yi pergi ke pegunungan KunLun dan bertemu dengan Ratu Xi Wang Mu. Ratu memberi obat mujarab, Hou Yi bisa naik ke langit dan menjadi dewa. Hou Yi menyerahkan obat tersebut pada istrinya, Chang’E. Namun, kabar ini terdengar oleh Peng Meng, seorang pegawai istana yang beniat mencuri ramuan tersebut.

Suatu hari saat Hou Yi tidak berada di istana, Peng Meng menyusup ke kamar Chang’E dan memaksa Chang untuk menyerahkan obat tersebut. Sadar bahwa dirinya tidak mampu melawan Peng Meng, Chang’E lalu mengambil obat tersebut dan memakannya sambil melarikan diri.

Tiba-tiba ia merasakan tubuhnya menjadi ringan dan mulai terbang ke atas. Selagi mengkhawatirkan suaminya, ia mendapatkan dirinya mendarat di bulan, benda langit terdekat dengan bumi.

Saat Hou Yi pulang, ia sangat sedih setelah mengetahui apa yang telah terjadi. Ia kemudian membangun sebuah altar di kebun milik Chang’E untuk mengenang sang istri. Di sana ia meletakkan makanan kesukaan Change dan buah-buahan segar sebagai persembahan kepada sang istri di bulan.


Read more...

Monday, September 24, 2012

Ide Penciptaan Sepeda Bermula dari Indonesia

0 comments
Apa hubungannya penemuan sepeda dengan Indonesia? Sepeda awal diciptakan oleh Baron Karls Drais von Sauerbronn dari Jerman, negara di Eropa yang jauh dari Indonesia.

Syahdan, pada 5 April 1815 Gunung Tambora di Sumbawa meletus. Selama beberapa pekan kemudian gunung ini terus memuntahkan isi perutnya hingga bulan Juli. Kabar yang tercatat menewaskan hingga 92.000 orang.
Begitu dahsyatnya letusan ini hingga memicu pemanasan global. Suhu bumi meningkat 3 derajat celsius. Di Eropa, tahun 1816 disebut sebagai tahun tanpa musim panas. Di beberapa tempat memicu hujan salju, langit terus-menerus gelap, panen gagal, dan Eropa memasuki tahun-tahun buruk.

Cuaca yang buruk membuat transportasi yang biasanya mengandalkan kuda dan angkutan air menjadi tidak nyaman. Kuda-kuda banyak yang disembelih, bukan hanya karena manusia tak memiliki cadangan makanan, melainkan juga karena majikan kesulitan mencari makanan untuk kuda-kuda itu.

Yang kesulitan dengan kematian kuda itu adalah Karls Drais yang saat itu menjadi kepala pengawas hutan Baden di Jerman. Dalam menjalankan ia memerlukan alat tranportasi yang bisa membuatnya bergerak lebih cepat. Ia harus mencari akal sebagai pengganti kuda.

Drais kemudian menciptakan kendaraan roda dua yang disebutnya draisine. Saat itu kendaran ini belum memiliki pedal untuk menggerakan roda. Satu-satunya cara untuk mengendarai sepeda ini adalah dengan menjejakkan kaki ke tanah agar draisine mau meluncur.
Oleh karena itulah alat ini juga disebut hobby horse yang merujuk pada arti 'kuda-kudaan' karena tujuan dari pembuatan alat ini untuk menggantikan kerja kuda. Penemuan ini merupakan titik awal prinsip keseimbangan sepeda modern. Draisine menjadi sepeda pertama yang hak patennya didaftarkan tahun 1818.

Karya Drais ini lebih revolusioner dibanding temuan seorang Perancis bernama Comte de Sivrac tahun 1791. Sivrac membuat mesin tanpa penarik hewan yang diberi nama celerifere yang belum memiliki setir dan pedal sehingga tidak bisa berbelok.

Karl Drais memulai sejarah baru bepergian tanpa kuda ketika mengendarai sepedanya pada 12 Juni 1817 sepanjang 7,5 km di jalanan Mannheim-Schwetzingen di Jerman.

Pierre Michaux dari Perancis pada tahun 1863 menambahkan engkol dan pedal di roda depan sehingga lahirlah velocipede, sepeda modern yang bisa dikendarai tanpa menjejakkan kaki di tanah. Michaux menjadi perintis produksi sepeda secara massal.


Read more...

Saturday, September 22, 2012

Hanya Satu Gubernur Jakarta yang Betawi Tulen

0 comments
Siapakah pemilik kota Jakarta? Ibukota negara Indonesia ini merupakan hunian masyarakat heterogen. Dengan penduduk dari berbagai daerah yang memadati Jakarta, maka sejarah mencatat gubernurnya pun ternyata 99% bukan orang Betawi.

Hanya Soerjadi Sodirdja tercatat kelahiran Batavia tahun 1938. Ya, masih ditulis dengan nama demikian, sebelum kota ini berubah menjadi 'Jakarta' sejak penjajahan Jepang datang.
Bagaimana kisah Jakarta di bawah kepemimpinan para gubernurnya? Apakah terjadi keberhasilan walau bukan orang Betawi tulen? Berikut daftarnya.

1. Suwiryo - masa jabatan 1945-1947 dan 1950-1951
Kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah - 17 Februari 1903.
Setelah Indonesia merdeka, Bung Karno menunjuknya sebagai Walikota Jakarta per tanggal 23 September 1945.

2. Daan Jahja - masa jabatan 1948-1959
Kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat, 5 Januari 1925
Pejuang tulen. Saat muda, ia yang pertama kali berpidato dengan Bahasa Indonesia di Volksraad, Dewan Rakyat bentukan Pemerintah Hindia Belanda.

3. Syamsurijal - masa jabatan 1951-1953
Kelahiran Solo (tanpa data tahun)
Keberhasilan: mendata ulang kepemilikan tanah dan mendata gelandangan. Hal lain yang tak kalah penting dari kebijakan Syamsurizal adalah membangun pembangkit listrik di kawasan Ancol.

4. Sudiro - masa jabatan 1953-1960
Kelahiran Yogyakarta, 24 April 1911
Prestasi: Pencetus terbentuknya Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK) yang kemudian menjadi Rukun Warga (RW)

5. Dr. Soemarno Sosroatmodjo - masa jabatan 1960-1964 dan 1965-1966
Kelahiran Jember, Jawa Timur, 24 April 1911
Banyak monumen dibangun pada masa kepemimpinannya, seperti Monas, Patung Selamat Datang, dan lainnya. Sayang, kondisi politik Indonesia sedang suram saat ia menjabat.

6. Henk Ngantung - masa jabatan 1964-1965
Kelahiran Manado berdarah Tionghoa, 1 Maret 1921
Seorang seniman yang bergaul akrab dengan Chairil Anwar dan Asrul Sani. Ditunjuk menjadi gubernur DKI oleh Presiden Soekarno dengan tujuan menjadikan Jakarta sebagai kota budaya. Rancangan Tugu Selamat Datang dan sketsa lambang DKI Jakarta hasil kerjanya.
Ironis, kesehatannya memburuk sehingga hanya setahun menjabat. Harus jual rumah dan akhirnya dituduh sebagai anggota PKI oleh pemerintahan Orde Baru.

7. Ali Sadikin - masa jabatan 1966 - 1977
Kelahiran Sumedang, Jawa Barat, 7 Juli 1927
Inilah Gubernur DKI paling melegenda. Karyanya selama menjabat sangat banyak. Mulai dari Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ismail Marzuki, dan banyak lagi.
Yang kontroversial: melegalkan kawasan perjudian dan pelacuran. Tujuannya memungut pajak untuk kas Jakarta. Kabarnya, memang saat kepemimpinannya Jakarta bertumbuh sangat pesat.

8. Tjokropanolo - masa jabatan 1977-1982
Kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, 21 Mei 1924
Pernah menjadi pengawal pribadi Jenderal Soedirman. Sebagai penerus Ali Sadikin, kerjanya cukup bagus. Ia sering mengunjungi berbagai pabrik untuk mengecek kesejahteraan buruh dan mendapatkan gagasan langsung tentang upah mereka.

9. R. Soeprapto - masa jabatan 1982-1987
Kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 12 Agustus 1924
Peristiwa memilukan yang terjadi di masa jabatannya adalah "Peristiwa Tanjung Priok" tahun 1984. Banyak kabar simpang-siur soal jumlah korban. Laporan resmi hanya menyebut sekitar 24 orang, sementara isu yang merebak hingga ratusan.

10. Wiyogo Atmomdarminto - masa jabatan 1987-1992
Kelahiran Yogyakarta, 22 November 1922
Pencetus slogan Jakarta 'BMW' - Bersih, Manusiawi, berwibawa

11. Soerjadi Sodirdja - masa jabatan 1992-1997
Kelahiran Batavia, 11 Oktober 1938
Inilah satu-satunya putra Betawi tulen yang jadi Gubernur di Jakarta. Program kerjanya dimulai dengan proyek rumah susun dan daerah resapan air. Sayang, ia memimpin saat politik sedang panas sehingga banyak peristiwa berdarah yang lebih mengemuka. Kasus 27 Juli 1996 terjadi saat ia menjabat.

12. Sutiyoso - masa jabatan 1997-2007
Kelahiran Semarang, 6 Desember 1944
Peluncur sistem angkutan massal bus Transjakarta, atau lazim disebut busway.

13. Fauzi Bowo - masa jabatan 2007 - 2012
Kelahiran Jakarta, 10 April 1948. Ayahnya Djohari Bowo asal Yogyakarta dan ibu Nuraini binti Abdul Manaf asal Jakarta.
Menarik, setamat SMA, ia mengambil studi Arsitektur bidang Perencanaan Kota dan Wilayah dari Technische Universität Braunschweig Jerman. Lalu berlanjut mengambil gelar Doktor-Ingenieur dari Technische Universität Kaiserslautern. Tak heran sangat fasih berbahasa Jerman.

Ia juga sempat mengajar di Fakultas Teknik UI. Dengan latar belakang di bidang arsitektur, Fauzi Bowo punya bekal teknis merancang kota Jakarta. Soal hasil kiprahnya, masyarakat yang layak menilai.
14. Joko Widodo - masa jabatan 2012 - .....
Kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961
Lebih populer dengan panggilan Jokowi. Ada yang menyebut Jokowi sebagai "reinkarnasi" Gubernur Syamsurijal karena sama-sama berasal dari Solo. Karenanya, keberhasilan Syamsurijal juga diharapkan melekat pada Jokowi.

Tantangan besar menantinya setelah dinyatakan menjadi Gubernur mengungguli Fauzi Bowo. Bagaimana Jakarta esok hari?


Read more...

Thursday, September 20, 2012

Perjuangan Kaskus, dari US$ 7 hingga US$ 50 Juta

0 comments
Di dunia maya, Kaskus merupakan jejaring sosial, forum internet di Indonesia terbesar hasil karya lokal. Laman ini semakin populer, hingga kini tercatat menduduki peringkat 251 di dunia. Juga mengalami pertumbuhan keuntungan melalui iklan sebesar 100% per tahun.

Mengintip sejenak perjalanan Kaskus bisa memberi kita pelajaran bagaimana membangun massa yang masif dan menjadi besar.
Sejarah Kaskus
Berdiri pada 6 November 1999, Kaskus yang berarti 'Kasak Kusuk' didirikan oleh Andrew Darwis, Ronald Stephanus dan Budi Dharmawan dengan modal US$ 7.

Perjalanan hidup Kaskus tidak sepenuhnya mulus. Di awal kemunculan, Kaskus kesulitan menggaet anggota, rata-rata jumlah anggota baru adalah tiga per minggu. Namun seiring pekembangan internet, Kaskus menjadi perusahaan profesional di bawah bendera PT Darta Media Indonesia. Melalui forum jual beli, Kaskus mampu mencetak pertumbuhan pendapatan iklan hingga 100%.

Berapa Pendapatan Kaskus?
Pendapatan Kaskus dari pemasukan iklan juga semakin meningkat pesat. Dulu perusahaan sulit meyakinkan pengiklan untuk beriklan. Tapi kini keadaan tersebut berbeda 180 derajat. Pemasukan iklan ke perusahaan mengalir deras. Banyak brand-brand besar yang akhirnya percaya untuk memasang iklan dihalaman web Kaskus. "Yang pasti prosentase nya terus meningkat dari tahun 2009 hingga sekarang. Kenaikan bisa lebih dari 100% per tahun," klaim Andrew.

Karena terus tumbuh, Kaskus pun mendapat banyak tawaran yang menggiurkan. Diantaranya tawaran untuk bergabung menjadi keluarga Yahoo dan Google. Dua raksasa dunia maya tersebut tertarik untuk meminang Kaskus.

Google berani membeli Kaskus seharga US$ 50 juta atau setara dengan Rp 475 miliar. Meski mengaku senang, Andrew dan rekan enggan menerima tawaran menarik tersebut. "Bukannya enggan menerima tawaran tersebut, hanya saja bila melakukan kerjasama kami menginginkan ada kesamaan visi dan misi yang nantinya akan membawa Kaskus ke arah yang lebih baik lagi," pungkasnya.

Mengapa berhasil?
"Tidak ada langkah khusus yang dilakukan Kaskus karena kami tumbuh dengan sendirinya melalui Kaskuser (nama panggilan bagi anggota forum Kaskus)," kata CEO Kaskus, Andrew Darwis. Salah satu cara menarik anggota baru adalah melakukan penambahan fitur, membuka forum baru bila ada permintaan serta peningkatan jumlah server.
Keberhasilan Kaskus sebagai forum komunitas terbesar di tanah air bisa dilihat dari beberapa indikator. Pertama, jumlah anggota. Hingga saat ini anggota Kaskus mencapai hampir 4 juta orang yang berasal dari dalam dan luar negeri . Tahun 2008 ke 2009 pertumbuhannya mencapai lebih dari 150% dan peningkatan tersebut juga memberi indikasi bahwa akses ke internet semakin membaik dan berkembang

Kedua, jumlah page view. Per bulan Agustus 2011 totalnya mencapai 838 juta atau setara 20 juta setiap hari. Kaskus juga sudah mempunyai lebih dari 408 juta posting. Dari sekian banyak konten dalam Kaskus.us, konten Jual Beli dan Lounge lah yang menjadi favorit dan banyak dikunjungi oleh Kaskuser.

"Untuk jumlah transaksi tidak bisa diketahui secara nominal pastinya karena semua transaksi dilakukan antara Kaskuser secara langsung, baik melalui COD (cash on delivery), transfer antar rekening ataupun jasa rekening bersama dimana pihak Kaskus tidak terlibat langsung dalam transaksi jual beli. Kami hanya sebatas sebagai penyedia wadah melakukan jual beli barang," jelas penyandang gelar Master Computer Science, Univeristas Seattle, Amerika Serikat yang lahir pada 20 Juli 1979 ini.

Besarnya Kaskus tak luput dari loyalitas anggota yang bersedia berbagi informasi meski tidak dibayar sepeser pun. Anggota merasa mendapatkan manfaat dari anggota yang loyal, akhirnya berbalik menjadi anggota loyal yang berusaha memberikan kontribusi ke Kaskus yang akhirnya merekrut anggota baru yang berpotensi menjadi anggota loyal baru.

Menurut Andrew, siklus dari mulut ke mulut yang membuat Kaskus semakin bertumbuh besar dan bergerak agresif. Ini yang menjadi keunikan Kaskus, orang datang ke Kaskus untuk mencari sesuatu entah itu informasi atau barang.

Kaskus selalu berusaha untuk memenuhi apa yang dibutuhkan anggota dan terus mengajak Kaskuser untuk membuat thread yang bermutu. "Kaskus ibarat sebuah negara yang terdiri dari 4 juta anggota, diisi dari berbagain macam orang dengan karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Tantangannya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda tersebut dan semuanya bisa terpuaskan," jelas Andrew menganalogikan.
Terlihat di atas, Kaskus awalnya juga mengalami kesulitan menambah anggota. Ketekunan untuk terus bertahan menjadi kunci pertama. Mengikuti saran anggota dengan menambah fitur-fitur baru disertai penambahan fasilitas server jadi kunci kedua.

Istilah 'lapak' yang biasa digunakan oleh kaskuser juga menjadi gambaran bahwa Kaskus adalah komunitas, atau pasar dunia maya yang menyediakan lahan pada setiap orang yang bergabung untuk menjual, membeli, juga bersuara apa saja sehingga merasa jadi bagian - ikut memiliki - Kaskus. Walau tanpa dibayar. Keterbukaan yang tidak berpihak memungkinkan kaskuser menjadi loyal dan merasa ikut memiliki.


Read more...

Thursday, September 13, 2012

Gunung yang "Tenggelamkan" Kota Atlantis Kini Bangkit

0 comments
Batuan cair menggelegak panas di bawah pulau gunung berapi Santorini, di Laut Aegea, Yunani, tempat di mana salah satu erupsi gunung berapi terdahsyat di Bumi terjadi, dalam kurun waktu 10.000 tahun.

Letusan itu terjadi sekitar 3.600 tahun lalu. Kala itu sekitar tahun 1620 SM, Santorini meletus dahsyat, memicu tsunami setinggi 12 m yang menyapu bersih peradaban Minoa di Yunani, dan mungkin telah melahirkan salah satu legenda yang menyandera imaji manusia, "misteri kota Atlantis yang hilang".

Dan, gunung itu kini menunjukan tanda-tanda kebangkitannya. Dalam 1,5 tahun terakhir, kamar magma di bawah pulau gunung berapi itu menggelembung sebesar 20 juta meter kubik atau 15 kali ukuran London Olympic Stadium (yang digunakan sebagai lokasi pembukaan dan penutupan olimpiade 2012). Massa magma raksasa juga telah menyebabkan kenaikan pulau setinggi 14 cm. Demikian studi terbaru yang dimuat di jurnal Nature Geoscience.

Penelitian terbaru ini menindaklanjuti laporan sebelumnya, yang juga dikeluarkan tahun ini, yang menyatakan kebangkitan aktivitas gempa baru di bawah gunung berapi, setelah ia diam dan tenang selama 25 tahun terakhir.

Laporan tersebut menimbulkan kekhawatiran, gunung itu bisa meletus dalam waktu dekat, meski kapan persisnya itu bakal terjadi, belum bisa dipastikan.

"Sebelumnya kami sama sekali tidah tahu perilaku gunung api itu selama periode jeda antar erupsi," kata David Pyle, peneliti Oxford University dan salah satu penulis laporan kepada situs sains Our Amazing Planet. "Saat ini, sepertinya ruang magma di bawah gunung berapi seperti Santorini tumbuh makin besar".

Saat meletus 1620 SM, gunung itu merusak peradaban di Laut Aegea, menghancurkan pulau-pulau di sekitarnya. Dari atas udara, kawah bekas letusannya kini hanya berupa wilayah kecil di antara koleksi pulau-pulau besar Yunani di Laut Aegea.

Awal tahun ini, sensor Global Positioning System (GPS) yang dipasang di kaldera mendeteksi pergerakan baru mengukur serangkaian gempa bumi kecil.

Aktivitas seismik diyakini bisa memicu erupsi, dan sering menjadi pertanda bahwa sebuah gunung sedang bersiap untuk meletus dalam waktu relatif dekat. Namun, yang membingungkan, alih-alih naik, aktivitas seismik justru menurun drastis dalam waktu beberapa bulan.

Bagaimana jika Santorini kembali meletus? Apakah efeknya akan sama mengerikannya seperti di masa lalu?
Menurut para peneliti, tragedi yang sama tidak akan berulang kembali. Apalagi sampai menyapu perabadan seperti di era Minoa. Sebab, ukurannya jauh lebih kecil.

"Santorini memang terkenal dengan letusan dahsyatnya di masa lalu. Namun erupsi sebesar itu mungkin hanya terjadi tiap 20.000 tahun," kata Pyle. Meski demikian, para ahli memperingatkan, gunung api itu wajib untuk terus diawasi.


Kaitan dengan Atlantis

Masih terkait letusan Santorini di masa lalu, ada banyak spekulasi tentang kaitannya dengan legenda Atlantis, yang menurut Plato, tenggelam di dasar lautan.

Meski sebagian ilmuwan berpikir, itu hanya sekedar cerita yang dibuat-buat, lainnya berpendapat, cerita soal letusan gunung itu mungkin membangkitkan kisah tentang sebuah kerajaan yang hilang, tentang peradaban Minoa yang nyata pernah hidup dan berkembang di Mediterania.

Seperti diungkap Plato dalam "Timaeus" dan "Critias" , Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Herkules".

Pulau berperadaban maju itu memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra. "Hanya dalam waktu satu hari satu malam".

Sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut ia tenggelam di Kepulauan Mediterania, Gurun Sahara, Amerika Tengah, Antartika, Spanyol, bahkan Indonesia.



Read more...

Tuesday, September 11, 2012

Beginilah Cara Belajar 4 Ilmuwan yang Paling Terkenal di Dunia

0 comments
Menjadi kreatif di zaman modern saat ini sudah menjadi sebuah kewajiban. Suatu negara tentu akan menghadapi banyak masalah jika negara tersebut kurang memberdayakan sumber daya manusianya untuk bisa menjadi kreatif.

Menjadi kreatif itu luas maknanya. Kreatif dalam berkarya, kreatif dalam berpikir bahkan berkreatif dalam menyelesaikan masalah.

Dalam belajar sains atau IPA, guru dan siswa seharusnya perlu mengenal latar belakang dari ilmuwan dan bagaimana mereka bisa menciptakan konsep ilmu atau suatu rumus.

Dalam realita bahwa umumnya guru dan siswa juga mengenal konsep dan rumus dan proses pembelajaran kerap kali bercorak membahas rumus dan soal-soal saja.

Sangat tepat rasanya kalau guru dan siswa juga mengenal proses kreatif para ilmuwan (seperti Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Isaac Newton, Charles Darwin dan lain-lain) dalam menemukan suatu fenomena lewat membaca buku biografi mereka.


1. Albert Einstein

Cara berbicaranya pada masa kecil tidak begitu menarik. Kemampuan berbahasa atau berbicaranya sangat lambat. Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia berkonsultasi dengan dokter.

Karena kemampuan berbicaranya yang lambat membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar ia keluar dari sekolah. Tentu saja ia memberontak kepada sekolah yang mengusirnya dan menganggapnya sebagai anak yang sangat bodoh.

Pada masa kecil, Einstein adalah anak yang baik dan ia punya karakter suka menolong, karakter ini membuatnya makin cerdas. Kemampuan berbahasanya memang lebih rendah dibandingkan kemampuan numerika atau matematika.

Ia tidak pernah gagal dalam mata pelajaran matematika. Sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus diferensial dan integral yang dipelajarinya secara otodidak.

Saat di sekolah dasar, dia berada di atas kemampuan rata-rata kelas, namun ia memiliki kegemaran untuk memecahkan masalah rumit dalam aritmatika terapan.

Orang tuanya ikut mendukung minat Einstein dalam matematika. Ia membelikan buku-buku teks sehingga ia bisa menguasai pelajaran angka-angka selama liburan musim panas.


2. Thomas Alfa Edison

Ia belajar bagaimana cara menemukan lampu. Sebelum lampu pertamanya menyala ia melakukan 5.000 eksperimen yang selalu berakhir dengan kegagalan. Namun cara berpikir yang dimiliki oleh Thomas Alfa Edison sangatlah positif dan tahan banting, ini membawanya kepada kreativitas tingkat tinggi.


3. Isaac Newton

Lahir di Woolsthorpe-Lincolnshire, Inggris. Ia adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiwan, dan teolog yang berasal dari Inggris.

Ayahnya yang juga bernama Isaac Newton meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton. Newton dilahirkan secara prematur. Ketika Newton berumur tiga tahun, ibunya menikah kembali dan meninggalkan Newton di bawah asuhan neneknya.

Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa dan kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya.

Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di kost milik apoteker lokal (William Clarke). Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge (usia 19), Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Namun Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran dan kisah cintanya menjadi semakin tidak menentu dan putus begitu saja.

Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton tidak menyukai pekerjaan barunya.

Kepala sekolah King’s School kemudian meyakinkan ibunya untuk mengirim Newton kembali ke sekolah sehingga ia dapat menamatkan pendidikannya. Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.

Newton diterima di Trinity College Universitas Cambridge (sebagai mahasiswa yang belajar sambil bekerja untuk mengatasi masalah keuangannya). Pada saat itu, kurikulum universitas didasarkan pada ajaran Aristoteles, namun Newton lebih memilih untuk membaca gagasan-gagasan filsuf modern yang lebih maju seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo, dan Kepler.

Ia kemudian menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus.


4. Charles Darwin

Lahir tanggal 12 Februari 1809 di Shropshire, Inggris. Ia anak ke-lima Robert Waring Darwin. Ia belajar sesuai dengan kurikulum berbahasa Yunani Klasik. Ia tidak memperlihatkan prestasi yang bagus secara akademik.

Kemudian ia mengambil jurusan kedokteran tetapi tidak banyak memperoleh kemajuan. Untuk itu ia melakukan usaha lain agar bisa maju. Ayahnya menyarankan Darwin untuk menjadi pendeta dan belajar di Christ’s College untuk belajar teologi.

Tetapi ia juga tidak memperoleh kemajuan, ia malah senang berburu dan permainan menembak. Ternyata Darwin mempunyai minat dalam mengkoleksi tanaman, serangga, dan benda-benda geologi. Ia tertarik dengan bakat berburu sepupunya William Darwin.

Darwin mengembangkan minatnya dalam serangga dan spesies langka. Naluri ilmiah Darwin didorong oleh Alan Sedgewick, seorang ahli bumi, dan juga didorong oleh John Stevens Henslow, seorang professor botany.

Darwin kemudian menjadi naturalist (pencinta alam) dan ikut melakukan ekspedisi dengan HMS Beagle. Tim ekspedisi HMS Beagle berlayar dan mengunjungi banyak negeri di lautan Pasifik Selatan sebelum kembali ke Inggris melalui Tanjung Harapan Baik di Afrika Selatan, dalam rangka mengelilingi dunia.

Darwin juga sangat dipengaruhi oleh pemikiran Thomas Malthus, dengan bukunya "Essay on the Principle of PopulationI". Buku tersebut mengatakan bahwa populasi seharusnya bertambah sesuai dengan batas persediaan makanan, kalau tidak maka akan terjadi persaingan untuk memperebutkan makanan.

Setelah membaca buku ini, Darwin memfokuskan teorinya bahwa "The diversity of species centered on the gaining of food – food being necessary both to survive and to breed"- semua jenis spesies terfokus dalam memenuhi kebutuhan makanan dan makanan berguna untuk kelangsungan hidup dan untuk berkembang biak.


Inspirasi
Dari paparan di atas terlihat bahwa sukses seorang ilmuwan berskala dunia tidak jatuh dari langit, atau diperoleh saat kelahirannya. Kesuksesan sebagai ilmuwan diperoleh melalui proses kreatif (belajar kreatif) selama hidupnya.

Tidak semua orang memiliki kemampuan berganda yang hebat, Einstein misalnya pada masa kecil tidak beruntung dengan kemampuan bahasanya, namun ia mengembangkan kemampuan yang lain.

Einstein bisa melejit pada bidang matematika. Bagi kita, mungkin bisa melejit pada bidang olah raga, musik, organisasi atau pada bidang lain.

Kesuksesan seorang anak juga akan terbentuk dengan dukungan orang tua seperti yang dialami Einstein, atau dukungan tokoh lain seperti yang dialami oleh Darwin.

Tidak mungkin seseorang bisa sukses untuk skala nasional, apalagi untuk skala internasional kalau mereka tidak minat membaca.

Newton membaca gagasan-gagasan filsuf seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo, dan Kepler. Darwin dipengaruhi oleh pemikiran (buku) Thomas Malthus, nah bagaimana dengan Anda?

Orang bisa sukses karena memiliki karakter tidak mudah putus asa, Thomas Alfa Edison, misalnya, sangat tahan banting dan tidak suka mengeluh. Sebelum menemui sebuah lampu pijar yang bisa menyala, ia harus melakukan lebih dari 5.000 kali eksperimen di bengkel milik ayahnya.

Bagaimana proses belajar kreatif para ilmuwan berskala internasional ?
Cukup mudah, yaitu miliki suatu bakat atau minat dalam bidang ilmu (misal dalam seni, fisika, kimia, sejarah, ekonomi, geografi, dll), kemudian kembangkan minat tersebut dengan belajar keras dan lakukan secara otodidak.

Mintalah dukungan dari orang terdekat, termasuk guru. Miliki karakter yang tahan banting (tidak suka putus asa dan mengeluh), miliki minat dan kesenangan membaca yang mendalam untuk menambah wawasan. Untuk sukses maka diperlukan puluhan, ratusan atau ribuan kali latihan.



Read more...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...