Pages

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label Medical. Show all posts
Showing posts with label Medical. Show all posts

Friday, December 14, 2012

Mengapa Telapak Tangan Sering Berkeringat ?

0 comments
Tangan berkeringat bisa tergolong masalah wajar dan tidak. Adalah wajar kalau terjadi dalam kondisi tertentu, seperti misalnya gugup menghadapi orang lain. Namun menjadi tak wajar kalau tanpa penyebab.

Mitos yang berkembang menyebutkan tangan berkeringat sebagai tanda gangguan jantung. Apakah benar?
Keringat pada telapat tangan atau telapak kaki yang kerap muncul tiba-tiba bisa disebabkan oleh banyak hal. Diantaranya dua hal berikut:

1. Hipertiroidism
Yaitu, suatu kondisi di mana hormon tiroid diproduksi berlebihan. Untuk diketahui, hormon ini diproduksi oleh kelenjar tiroid atau kelenjar gondok yang ada di bagian depan leher kita (untuk lelaki, dekat jakun).

Gejala hipertiroid, selain keringat yang berlebihan (juga di tangan dan lengan) adalah badan menjadi kurus, berat badan turun, gelisah, berdebar-debar, tangan tremor, gemetaran, tidur tidak nyenyak, otot lengan atas dan paha terasa melemah.

Bila mengalami juga gejala-gejala tersebut, ya ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter. Biasanya dokter akan memeriksa leher kamu, kemudian menganjurkan periksa darah untuk mengukur kadar hormon tiroid, T4 misalnya. Hipertoidism dapat diobati.


2. Hiperhidrosis Primer
Hiperhidrosis Palmar atau telapak tangan berkeringat sebenarnya bukanlah penyakit kelainan jantung, walaupun sesungguhnya berhubungan dengan saluran jantung, namun faktor genetika juga merupakan salah satu penyebab hiperhidrosis palmar.

Pengobatan dokter pun bisa amat bervariasi dari mulai olesan larutan aluminum chloride (hexahydrate), minum obat golongan beta-blocker, sampai operasi simpatektomi (thoracoscopic sympathectomy). Yaitu operasi yang di lakukan di sekitar daerah ketiak, kemudian salah satu dari jaringan syaraf yang berhubungan dengan telapak tangan dijepit atau dipasang klep.

Alternatif lainnya adalah dengan melakukan terapi botox di telapak tangan, namun karena sifatnya yang tidak permanen, kemungkinan besar jika masa waktu dari terapi tersebut habis, maka kondisinya akan kembali pada kondisi awal.


Tips
Cara termudah bagi yang sering mengalami tangan berkeringat adalah menggunakan bedak bayi. Pakailah setiap kali sesudah cuci tangan.

Keringat juga bisa bertambah saat kondisi gelisah atau mengasup minuman berkafein. Karena itu sebisa mungkin hindari konsumsi kopi, teh kental, serta minuman karbonat.

Read more...

Sunday, September 30, 2012

Dokter Berhasil Tumbuhkan Daun Telinga di Lengan Pasien

0 comments
Sejak tahun 2010 telinga kiri Sherrie Walter harus diambil akibat kanker kulit. Tapi kini ia telah memiliki telinga baru yang dibuat dilengan dengan menggunakan tulang rawan dari rusuknya.

Awalnya Sherrie didiagnosis dengan basal cell carcinoma dan telah menyebar ke jaringan di sekitarnya sehingga telinga kirinya harus diangkat bersama dengan beberapa bagian tengkorak dan saluran telinga.

Sekitar 4 tahun yang lalu Sherrie tidak berpikir bahwa koreng atau luka di telinganya adalah kanker. Ia sempat diresepkan dengan antibiotik tapi tak kunjung sembuh hingga akhirnya 8 bulan kemudian ia menemui dokter kulit.

Dokter tersebut memeriksanya kurang dari 5 menit dan langsung mengatakan bahwa itu adalah kanker. Sherrie pun melakukan pengobatan agresif untuk menghapus 7 lapisan kulit dan saat itu telinganya masih utuh.

Namun pada Oktober 2010 Sherrie menemukan darah di dalam telinganya dan dokter mengatakan bahwa kanker tersebut telah menyebar ke saluran telinga kirinya. Dokter pun melakukan operasi selama 16 jam untuk menghapus saluran telinga, gendang telinga dan sebagian telinga kirinya serta beberapa kelenjar dan jaringan di sekitarnya.
Hingga akhirnya ia ditawari kesempatan untuk menerima prosedur inovatif yang sama sekali baru, yaitu mengambil tulang rawan dari tulang rusuknya kemudian akan ditempatkan di bawah kulit lengan selama berbulan-bulan untuk tumbuh.

"Saya merasa seperti percobaan dalam menjalani prosedur ini," ujar Sherrie (42 tahun) yang menjalani prosedur di Johns Hopkins Hospital, Maryland seperti dikutip dari Dailymail.

Tim ini dipimpin oleh Dr Patrick Byrne, seorang profesor bedah THT-kepala dan leher di Johns Hopkins University School of Medicine. Diketahui butuh waktu sekitar 4 bulan bagi organ baru ini untuk ditumbuhkan di bawah kulit lengan kirinya sebelum dipindahkan ke sisi kiri kepala pada bulan Maret 2012.

"Kami tanamkan telinga di dekat pergelangan tangan dan hanya membiarkannya disana sampai semua kulit bisa tumbuh menjadi telinga," ujar Dr Byrne.
Hingga akhirnya pada bulan Maret 2012 telinga baru ini ditempelkan ke sisi kiri kepalanya dan dokter mulai bekerja secara kosmetik sehingga nanti bentuk telinganya menyerupai telinga sebelah kanan.

"Menurut pendapat saya kini hanya masalah mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan, setelah ia sembuh saya yakin dia akan memiliki telinga yang terlihat normal," ujar Dr Byrne.

Meski begitu, walaupun pemulihannya belum berakhir, tapi Sherrie menganggap dirinya beruntung dan berharap orang lain belajar dari kisahnya yaitu gunakan selalu tabir surya dan segera lakukan pemeriksaan agar tidak terlambat.


Read more...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...